Donald Trump Rancang Aturan Eksplorasi Tambang di Luar Angkasa

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Donald Trump berpartisipasi dalam program siaran langsung balai kota virtual Fox News Channel berjudul

    Presiden AS Donald Trump berpartisipasi dalam program siaran langsung balai kota virtual Fox News Channel berjudul "America Together: Returning to Work" tentang respons terhadap pandemi penyakit virus corona (COVID-19) yang disiarkan dari dalam Lincoln Memorial di Washington, AS 3 Mei 2020.[REUTERS / Joshua Roberts]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Donald Trump dikabarkan tengah merancang regulasi baru yang mengatur eksplorasi tambang di Bulan. Mengutip Reuters, regulasi baru itu akan dinamai sebagai Artemis Accords.

    "Rancangan tersebut merupakan langkah terbaru (dari Trump) untuk menggaet sekutu sehubungan dengan rencana NASA menempatkan manusia dan stasiun luar angkasa di bulan dalam 10 tahun ke depan," sebagaimana dikutip dari laporan eksklusif Reuters, Rabu, 6 Mei 2020.

    Dirancangnya Artemis Accords adalah langkah kesekian dari Trump untuk memperluas pengaruh Amerika hingga ke luar angkasa. Sebelumnya, ia sudah membentuk satuan baru di bawah Angkatan Udara Amerika yang disebut sebagai US Space Force. Satuan tersebut, nantinya, akan terlibat menangani misi-misi Amerika di luar angkasa.

    Artemis Accords sendiri baru bagian awal dari rencana jangka panjang Amerika di luar angkasa. Sebab, target utama Amerika bukanlah bulan, melainkan Mars.

    Adapun isi Artemis Accords akan meliputi berbagai hal mulai dari masalah keamanan, mekanisme penambangan, hingga kepemilikan hasil tambang. Harapan Amerika, dengan regulasi yang jelas, hal itu akan mencegah konflik antar negara jika nantinya ada lebih dari satu negara dan perusahaan yang beroperasi di bulan.

    "Beberapa pekan ke depan, Amerika akan menegosiasikan rancangan Artemis Accords ke sekutunya yaitu Kanada, Jepang, Uni Emirat Arab, serta beberapa negara Eropa. Mereka adalah negara yang dipandang Trump sejalan soal eksplorasi tambang di luar angkasa," sebagaimana dikutip dari Reuters.

    Rusia, yang kerap dilibatkan dalam misi NASA di luar angkasa, tidak akan terlibat dalam negosiasi itu. Dikutip dari Reuters, Donald Trump masih memandang Rusia sebagai ancaman terhadap misi luar angkasa Amerika. Hal tersebut mengingatkan Perang Dingin di mana Amerika dan Rusia berseteru soal siapa yang bisa mencapai bulan pertama kali.

    ISTMAN MP | REUTERS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ekspor Benih Lobster, dari Susi Pudjiastuti hingga Edhy Prabowo

    Kronologi ekspor benih lobster dibuka kembali oleh Edhy Prabowo melalui peraturan menteri yang mencabut larangan yang dibuat Susi Pudjiastuti.