Selandia Baru Catat Nol Kasus Virus Corona untuk Pertama Kalinya

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang membeli makanan siap saji di McDonald's saat Selandia Baru melonggarkan aturan lockdown di Auckland, Selandia Baru, 28 April 2020. Pembeli hanya diperbolehkan membawa pulang makanan dan tidak dapat makan di dalam restoran. REUTERS/Ruth McDowall

    Orang-orang membeli makanan siap saji di McDonald's saat Selandia Baru melonggarkan aturan lockdown di Auckland, Selandia Baru, 28 April 2020. Pembeli hanya diperbolehkan membawa pulang makanan dan tidak dapat makan di dalam restoran. REUTERS/Ruth McDowall

    TEMPO.CO, Jakarta - Selandia Baru pada Senin mencatat tidak ada kasus baru virus corona untuk pertama kalinya sejak 16 Maret dan terhitung kurang dari seminggu setelah mengakhiri lockdown ketat.

    Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru Ashley Bloomfield mengatakan pada konferensi pers Selandia Baru mencatat jumlah kematian tetap pada angka 20 tanpa tambahan kematian terkait virus.

    "Ini adalah simbol dari upaya yang dilakukan semua orang," kata Bloomfield, dikutip dari Reuters, 4 Mei 2020.

    "Ini adalah hari pertama kami tidak memiliki kasus baru dan kami ingin tetap seperti itu."

    Selasa lalu Selandia Baru mengakhiri lockdown ketat level 4 yang menutup kantor, sekolah, mal, restoran, taman bermain dan semua area publik lainnya selama lebih dari sebulan.

    Namun, beberapa pembatasan sosial tetap berlaku dengan jutaan warga Selandia Baru masih bekerja dan belajar dari rumah, meskipun beberapa kegiatan ekonomi diizinkan untuk dilanjutkan.

    Bloomfield memperingatkan bahwa orang harus melanjutkan langkah-langkah jaga jarak fisik untuk memastikan COVID-19 tidak kembali.

    "Jelas ini adalah angka yang menggembirakan hari ini, tetapi ini hanya sesaat," kata Bloomfield.

    "Tes sebenarnya adalah akhir minggu ini ketika kita memperhitungkan masa inkubasi virus dan waktu yang dibutuhkan orang untuk menunjukkan gejala yang umumnya lima sampai enam hari setelah paparan," lanjutnya.

    Jumlah total kasus yang dikonfirmasi di Selandia Baru adalah 1.137, katanya.

    Menteri Luar Negeri Winston Peters pada hari Senin mendukung seruan terhadap apa yang disebut gelembung trans-Tasman yang akan memungkinkan perpindahan orang-orang antara Selandia Baru dan Australia.

    Dibandingkan dengan negara lain, Australia sejauh ini hanya mencatat jumlah kecil korban dengan sekitar 6.800 infeksi dan 95 kematian.

    Australia memiliki 26 kasus baru virus corona pada hari Senin, termasuk seorang bocah lelaki berusia tujuh tahun, di tiga negara bagian dalam lompatan harian terbesar dalam dua minggu.

    Dengan laporan nol kasus virus corona, Tim rugbi Selandia Baru diberi lampu hijau untuk terbang ke Australia dan memulai pelatihan untuk turnamen sambil menjalani 14 hari karantina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.