Trump Optimistis Remdesivir Bisa Sembuhkan Pasien Virus Corona

Presiden AS Donald Trump menjawab pertanyaan selama pengarahan harian gugus tugas virus Corona di Gedung Putih di Washington, AS, 20 April 2020. [REUTERS / Jonathan Ernst]

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Donald Trump mengklaim obat anti-viral Remdesivir menunjukkan efek positif dalam penangangan virus Corona (COVID-19). Bahkan, penelitian lebih lanjut telah dilakukan untuk memastikan obat produksi Gilead tersebut benar-benar efektif.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Lembaga Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular, Anthony Fauci. Kepada awak media di gedung putih, ia menyatakan data-data sementara terkait penggunaan Remdesivir memberikan harapan positif terkait penanganan virus Corona

"Data menunjukkan Remdesivir memiliki efek positif yang jelas dan signifikan dalam pemulihan pasien virus Corona. Namun, analisis lebih lanjut perlu dilakukan," ujar Fauci sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Kamis, 30 April 2020.

Fauci melanjutkan, Remdesivir banyak berperan dalam hal mengurangi waktu pemulihan pasien virus Corona. Selain itu, Remdesivir terbukti efektif ketika digunakan di tahap awal gejala virus Corona.

"Meski data-data tersebut menunjukkan hal positif, tetap harus diteliti dan dianalisis lebih lanjut. Remdesivir membuka kemungkinan baru dalam perawatan pasien virus Corona," ujar Fauci.

Hingga berita ini ditulis, vaksin ataupun metode perawatan khusus yang resmi untuk penanganan pasien virus Corona belum ditemukan. Beberapa penelitian dan eksperimen masih berlanjut di berbagai negara. Namun, tidak semuanya optimistis vaksin virus Corona bisa ditemukan tahun ini karena berbagai uji coba perlu dilakukan untuk memastikan vaksin benar-benar siap pakai. Estimasinya, vaksin baru siap paling cepat akhir tahun ini.

Adapun Amerika, saat ini, menjadi negara yang paling terdampak oleh virus Corona (COVID-19). Amerika tercatat memiliki 1.064.572 kasus dan 61.669 korban meninggal akibat virus Corona.

ISTMAN MP | REUTERS






Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

7 jam lalu

Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

Cairan antiseptik memiliki sejumlah kandungan yang membahayakan sehingga tak dianjurkan digunakan untuk campuran diffuser.


Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

16 jam lalu

Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

Usai mengidap Covid-19 ternyata dapat mempengaruhi fungsi kogitif otak. Apa efek samping lainnya?


Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

1 hari lalu

Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

Uya Kuya memberikan jawaban menohok ketika disinggung soal naik pesawat kelas ekonomi setelah mengantar putrinya kuliah di Amerika.


PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

1 hari lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

2 hari lalu

Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

Gas air mata adalah gas yang menyakitkan karena secara langsung mengaktivasi reseptor-reseptor saraf yang membuat kita bisa merasakan sakit.


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

3 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

3 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

5 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

5 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

5 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.