Setelah Corona, Penyakit Kawasaki yang Langka Rengut Nyawa Balita

Sejumlah anak-anak bermain di taman bermain Tivoli Gardens setelah pemerintah melonggarkan lockdown di tengah pandemi virus corona atau COVID-19 di Copenhagen, Denmark April 22, 2020. Denmark membuka sejumlah fasilitas publik mulai 15 April 2020. Liselotte Sabroe/Ritzau Scanpix/via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah wabah virus Corona menyerang Inggris dan Italia, kini muncul penyakit langka yang merengut nyawa anak-anak balita di negara itu, yang dikenal sebagai penyakit Kawasaki.

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan, penyakit langka ini menimbulkan sindrom peradangan yang diyakini sejumlah peneliti terkait dengan virus Corona.

"Ini penyakit baru yang kami pikir kemungkinan disebabkan virus Corona, kami tidak 100 persen yakin karena beberapa orang  tidak positif berdasarkan tes, jadi kami melakukan banyak penelitian saat ini, namun hal itu yang kami kkhawatirkan," kata Hancock kepada Radio LBC, sebagaimana dikutip dari Reuters, 28 April 2020.

Penyakit Kawasaki yang belum diketahui penyebabnya sering menyerang anak balita. Gejala yang tampak antara lain balita mengalami demam, ruam kulit, pembengkakan kelenjar, dan dalam kasus yang parah terjadi peradangan pembuluh darah di jantung.

Beberapa dokter di Italia utara, salah satu kawasan yang paling terpukul di dunia karena wabah Corona, telah melaporkan sejumlah besar anak-anak di bawah usia 9 tahun menderita penyakit Kawasaki.

Penyakit Kawasaki lebih umum ditemukan di beberapa negara bagian di Asia. Para peneliti pun menilai informasi tentang penyakit Kawasaki yang menyerang balita dan anak-anak masih kurang.

Ahli kesehatan Italia dan Inggris saat ini menyelidiki kemungkinan jaringan antara wabah virus Corona dan kluster penyakit radang parah di antara bayi yang tiba di rumah sakit dengan demam tinggi dan arteri bengkak.






Krisis Ekonomi Parah di Inggris, Anak Sekolah Pura-pura Makan dari Kotak Kosong

11 jam lalu

Krisis Ekonomi Parah di Inggris, Anak Sekolah Pura-pura Makan dari Kotak Kosong

Krisis ekonomi Inggris menyebabkan anak-anak kekurangan makan. Ada yang memakan karet karena lapar.


Rekam Jejak Kesetiaan Francesco Totti Bersama AS Roma

14 jam lalu

Rekam Jejak Kesetiaan Francesco Totti Bersama AS Roma

Legenda pesepakbola Italia Francesco Totti menjalani debut bersama AS Roma pada 28 Maret 1993 di laga Serie A melawan Brescia.


Mengenal Giorgia Meloni, Kandidat Kuat Perdana Menteri Italia Baru

21 jam lalu

Mengenal Giorgia Meloni, Kandidat Kuat Perdana Menteri Italia Baru

Di usia remaja, Giorgia Meloni aktivis sayap pemuda Gerakan Sosial Italia (MSI), yang dibentuk oleh pendukung diktator fasis Benito Mussolini


TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

1 hari lalu

TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

Nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI), yang dijanjikan untuk ditempatkan di perkebunan Inggris masih tidak jelas.


Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

2 hari lalu

Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengungkap pihaknya akan meningkatkan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun ke depan.


Aliansi Sayap Kanan Menang Pemilu, Italia Dikuasai Konservatif

2 hari lalu

Aliansi Sayap Kanan Menang Pemilu, Italia Dikuasai Konservatif

Hasil pemilu di Italia ini, bagaimanapun, tetap akan membunyikan lonceng alarm Eropa dan pasar keuangan.


Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

3 hari lalu

Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

Iran memanggil duta besar Inggris dan Norwegia karena dinilai campur tangan dalam demo menggugat kematian Mahsa Amini


Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

3 hari lalu

Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

Partai Brothers of Italy, yang dipimpin oleh pendukung pemimpin fasis Italia Mussolini, Giorgia Meloni, memimpin jajak pendapat


Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

4 hari lalu

Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

Raja Charles terlihat berada di balik meja kerja dengan sebuah kotak merah tempat dokumen dari pemerintah Inggris.


Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

5 hari lalu

Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

Palestina terkejut ketika PM Israel mengatakan Inggris akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.