Wabah Corona, Hamas Izinkan Restoran dan Kafe Kembali Buka

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musharati berkeliling membangunkan warga Muslim untuk sahur ketika bulan Ramadan saat pemberlakuan jam malam akibat wabah virus Corona, di Rafah, Jalur Gaza, Palestina, 24 April 2020. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

    Musharati berkeliling membangunkan warga Muslim untuk sahur ketika bulan Ramadan saat pemberlakuan jam malam akibat wabah virus Corona, di Rafah, Jalur Gaza, Palestina, 24 April 2020. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian perekonomian Hamas mengumumkan restoran-restoran di Jalur Gaza diizinkan untuk kembali buka hari Senin, 27 April 2020 menyusul wabah Corona yang sudah menurun tajam.

    "Diputuskan untuk mengizinkan restoran dan kafe di Jalur Gaza untuk kembali membuka pintu mereka kepada konsumen mulai hari ini," kata Kementerian Perekonomian dalam pernyataannya, sebagaimana dilaporkan Arab News.

    Meski kembali beroperasional, menurut Kementerian Perekonomian di Gaza, restoran dan kafe wajib mematuhi peraturan jaga jarak.

    Pemerintah Hamas sejak pertengahan Maret lalu memberlakukan langkah tegas untuk menghindari penularan wabah Corona. Sekolah, kampus, masjid, dan restoran telah ditutup.

    Sejauh ini Gaza mencatat hanya 17 kasus Corona terkonfirmasi. Mereka yang terinfeksi telah diisolasi.Mereka ini adalah warga Palestina yang kembali dari luar Jalur Gaza.

    Pembukaan kembali restoran berarti sekitaR 2.500 orang akan kembali bekerja. Gaza yang diblokade Israel selama 13 tahun menderita kemiskinan hingga mencapai 50 persen.

    Di Tepi Barat, wilayah terluas Palestina yang dikuasai Israel, restoran-restoran masih tutup akibat wabah Corona


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ekspor Benih Lobster, dari Susi Pudjiastuti hingga Edhy Prabowo

    Kronologi ekspor benih lobster dibuka kembali oleh Edhy Prabowo melalui peraturan menteri yang mencabut larangan yang dibuat Susi Pudjiastuti.