Dikecualikan dari Pembukaan Lockdown Corona, Gereja Italia Protes

Gereja Saint Peter's Basilica terlihat saat Italia memperketat kebijakan lockdown untuk menahan penyebaran virus corona (COVID-19), di Roma, Italia, Selasa, 24 Maret 2020. Angka kematian di Italia bahkan lebih dari dua kali lipat dari Cina, negara pertama yang melaporkan kasus virus corona. REUTERS/Alberto Lingria

TEMPO.CO, Jakarta - Gereja Katolik Roma di Italia belum diperbolehkan menggelar misa meski pemerintah setempat sudah menyusun rencana pengangkatan lockdown Corona. Oleh karenanya, Gereja Katolik Roma mengirimkan surat protes ke pemerintah Italia dan menuntut penjelasan.

"Kami tidak bisa menerima kebebasan beribadah dibatasi seperti itu," ujar pernyataan pers Gereja Katolik Roma sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Senin, 27 April 2020.

Tidak hanya protes ke pemerintah setempat, Gereja Katolik Roma juga merasa dikhianati. Mereka bahkan menduga pemerintah Italia dengan sengaja mengecualikan misa gereja dari rencana pengangkatan lockdown virus Corona (COVID-19)

Di luar gereja, protes datang dari Menteri Kekekeluargaan dan Keadilan Peluang, Elena Bonetti. Bonetti mempertanyakan keputusan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte karena ketika misa Gereja Katolik Roma dikecualikan, hal serupa tidak dialami oleh museum.

"Jadi, kita bisa dengan aman mengunjungi museum, namun tidak bisa dengan aman mengikuti misa? Itu keputusan yang tidak masuk akal dan harus diubah," ujar Bonetti.

Pemerintah Italia mengaku sudah menerima protes dari para pendeta Gereja Katolik Roma. Mereka berjanji akan segera membuat keputusan soal kelanjutan ibadah bersama selama pengangkatan lockdown bertahap. Sebagai catatan, selama ini gereja di Italia diperbolehkan buka, namun tidak boleh menggelar misa.

"Kami akan mempelajari masalah ini dan mencari cara paling aman agar rakyat bisa mengikuti misa sesegera mungkin," ujar pernyataan pers Pemerintah Italia.

Hingga berita ini ditulis, Italia tercatat memiliki 197.675 kasus dan 26.644 korban meninggal akibat virus Corona (COVID-19).

Adapun Italia direncanakan mengangkat lockdownnya secara bertahap per 4 Mei nanti. Target mereka, lockdown bisa sepenuhnya terangkat pada 1 Juni jika tak ada halangan.

ISTMAN MP | REUTERS






Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

16 jam lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

17 jam lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

1 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

1 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


Aliansi Sayap Kanan Menang Pemilu, Italia Dikuasai Konservatif

1 hari lalu

Aliansi Sayap Kanan Menang Pemilu, Italia Dikuasai Konservatif

Hasil pemilu di Italia ini, bagaimanapun, tetap akan membunyikan lonceng alarm Eropa dan pasar keuangan.


Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

1 hari lalu

Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

Partai Brothers of Italy, yang dipimpin oleh pendukung pemimpin fasis Italia Mussolini, Giorgia Meloni, memimpin jajak pendapat


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

2 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

2 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

3 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

4 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan