Trump - Putin Keluarkan Pernyataan Bersama, Soal Apa?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump bertemu selama pertemuan bilateral di KTT para pemimpin G20 di Osaka, Jepang, 28 Juni 2019. Trump dan Putin sedang menuju ke pertemuan di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang. [REUTERS / Kevin Lamarque]

    Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump bertemu selama pertemuan bilateral di KTT para pemimpin G20 di Osaka, Jepang, 28 Juni 2019. Trump dan Putin sedang menuju ke pertemuan di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang. [REUTERS / Kevin Lamarque]

    TEMPO.COWashington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengeluarkan pernyataan bersama yang langka pada Sabtu, 25 April 2020, untuk memperingati kerja sama kedua negara mengalahkan Nazi Jerman pada Perang Dunia II 1945.

    Pernyataan bersama Trump dan Putin ini terjadi di tengah ketegangan hubungan bilateral kedua negara terkait sejumlah isu seperti kontrol senjata rudal, dan isu intervensi Rusia di Ukraina dan Suriah.

    AS telah menuding Rusia menyebarkan disinformasi soal pandemi virus Corona dan mengintervensi kampanye pemilu AS.

    Pernyataan bersama ini menandai pertemuan pada 25 April 1945 di jembatan di atas Sungai Elbe di Jerman saat pasukan Uni Sovyet mendekat dari arah timur dan pasukan AS bergerak dari arah barat.

    “Peristiwa ini menandai kekalahan total rezim Nazi. Semangat Elbe merupakan contoh bagaimana kedua negara kita bisa mengesampingkan perbedaan dan membangun kepercayaan dan bekerja sama dalam mengejar tujuan yang lebih besar,” begitu dilansir Reuters mengutip pernyataan bersama itu, Sabtu, 25 April 2020.

    Keputusan Trump dan Putin mengeluarkan pernyataan bersama memicu munculnya debat di dalam pemerintahan Trump. Ini karena sejumlah pejabat merasa khawatir ini bisa melemahkan pesan Washington kepada Moskow selama ini.

    Reuters melansir pernyataan bersama sebelumnya oleh kedua negara terkait peristiwa di Sungai Elbe terjadi pada 2010. Saat itu, pemerintahan Presiden Barack Obama mencoba meningkatkan hubungan dengan Moskow.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.