Perempuan Selamat dari Tembakan Peluru karena Implan Payudara

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • X-ray menunjukkan peluru di dinding toraks lateral.[SAGE Journal/CNN]

    X-ray menunjukkan peluru di dinding toraks lateral.[SAGE Journal/CNN]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan selamat dari tembakan peluru setelah implan payudara silikon menyelamatkannya dari maut.

    Kasus ini diterbitkan oleh jurnal medis SAGE pekan lalu, di mana para dokter memaparkan bagaimana implan silikon payudara menangkis peluru dari organ vital seorang perempuan berusia 30 tahun.

    Dikutip dari CNN, 25 April 2020, insiden itu terjadi pada tahun 2018 di Toronto, Kanada. Kasus ini adalah salah satu dari segelintir kasus yang dicatat dalam literatur medis di mana implan payudara berperan dalam menyelamatkan hidup pasien, dan contoh pertama yang tercatat dari implan silikon, kata ahli bedah Giancarlo McEvenue.

    Dokter mencatat bahwa implan silikon kemungkinan berperan membelokkan lintasan peluru yang pada akhirnya menyelamatkan nyawa perempuan itu.

    Tampilan implan payudara kanan yang rusak akibat lintasan peluru.[Sky News]

    Ketika kejadian, perempuan berusia 30 tahun yang tidak disebutkan namanya, sedang berjalan menyusuri jalan di Kanada ketika dia ditembak, menurut Sky News.

    Dia baru menyadari telah ditembak ketika dia merasakan "panas dan sakit" di dadanya dan melihat darah.

    Korban kemudian dirawat di Klinik McLean di Mississauga, Ontario, tempat implannya dilepas. Meski selamat, korban menderita patah tulang rusuk.

    Selama operasi, ahli bedah mengangkat implan payudara kiri korban dan menemukan jalur peluru yang sejajar dengan luka masuk, tetapi tidak menemukan peluru.

    Namun, ketika ahli bedah memeriksa implan yang rusak, peluru itu ditemukan di bawah payudara kanan perempuan.

    Mereka kemudian mencabut peluru dan memberikannya kepada polisi sehingga bisa diperiksa secara forensik.

    Foto-foto yang diambil oleh ahli bedah menunjukkan di mana peluru menembus implan kiri dan mendarat di implan kanannya.

    Tampilan intraoperatif implan payudara kiri menunjukkan lintasan peluru melalui implan.[CNN]

    Dr Giancarlo McEvenue, yang menulis jurnal, mengatakan implan payudara kiri perempuan itu telah membelokkan peluru dari jantungnya dan menyelamatkan hidupnya.

    Senjata api maupun penembak tidak ditemukan, kata Dr McEvenue.

    Meskipun rincian pasti penembakan itu tidak jelas, ahli bedah McEvenue mengatakan bahwa pasien masuk ke unit gawat darurat setempat untuk mencari perawatan setelah ditembak di dada.

    Kasus ini adalah satu dari hanya lima insiden di mana implan payudara pasien telah menahan peluru, termasuk tiga kasus yang dianggap telah menyelamatkan nyawa korban penembakan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ekspor Benih Lobster, dari Susi Pudjiastuti hingga Edhy Prabowo

    Kronologi ekspor benih lobster dibuka kembali oleh Edhy Prabowo melalui peraturan menteri yang mencabut larangan yang dibuat Susi Pudjiastuti.