Bangladesh Tutup Pintu Bagi Pengungsi Rohingya

Ribuan pengungsi Rohingya di Bangladesh memperingati tahun kedua pembantaian terhadap etnis itu dengan melakukan aksi turun ke jalan. Sumber: Yahoo News

TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar 500 pengungsi Rohingya yang dibawa oleh 2 kapal pukat terkatung-katung di Teluk Bengala dekat kamp pengungsi Cox' Bazar, Bangladesh. Namun pemerintah Bangladesh menegaskan tidak seorang pun pengungsi Rohingya diizinkan masuk sekalipun diminta PBB dan organisasi HAM.

"Saya menolak untuk mengizinkan Rohingya masuk ke negara ini karena Bangladesh selalu diminta bertanggung jawab terhadap negara lain. Kami tidak bisa lagi mengizinkan masuk Rohingya," kata A.K. Abdul Momen, menteri luar negeri Bangladesh kepada BenarNews pada Kamis malam, 23 April 2020.

"Sebelumnya, kami menerima Rohingya yang tertangkap di Teluk Benggala. Sekarang, semakin banyak kapal menunggu masuk Bangladesh," ujarnya.

Lebih dari 1 juta pengungsi Rohingya tanpa kewarganegaraan datang dari Myanmar masuk Bangladesh sebagai pengungsi tinggal di kamp dan penampungan di Cox's Bazar.

Gelombang pengungsi Rohingya terbesar masuk Bangladesh pada Agustus 2017, saat sekitar 740 ribu Rohingya melarikan diri dari tindakan kekerasan brutal pasukan militer Myanmar setelah sekelompok pemberontak menyerang pos keamanan.

Pernyataan Menteri Abdul Momen menolak masuk pengungsi Rohingya telah diteruskan ke pengawas keamanan pantai perbatasan Bangladesh dan Myanmar.

"Kapal pukat membawa Rohingya yang berusaha memasuki Bangladesh akan diusir," kata M. Saiful Islam, aparat keamanan Penjaga Pantai Zona Timur Chittagong kepada BenarNews yang berafiliasi dengan Radio Free Asia, 23 April 2020.

Alasan wabah Corona juga menjadi alasan Menteri Abdul Momen menolak masuk pengungsi Rohingya. Dia mengatakan, ribuan warga Bangladesh telah kembali dari luar negeri karena wabah itu. Sehingga tidak ada lagi tempat penampungan untuk warga asing atau pengungsi.

Badan Pengungsi PBB, UNHCR bersama Amnesty International mengeluarkan seruan bersama meminta seluruh negara menerima pengungsi Rohingya.

"Dalam konteks krisis Covid-19 yang belum pernah terjadi, seluruh negara harus menjaga perbatasannya. Namun langkah itu tidak seharusnya menutup jalan bagi pencari suaka atau memaksa mereka kembali dalam situasi membahayakan," demikian pernyataan UNHCR di situsnya.






68 Tahun Bob Geldof, Penggagas Konser Live AId Ini Pernah Kecam Aung San Suu Kyi

3 jam lalu

68 Tahun Bob Geldof, Penggagas Konser Live AId Ini Pernah Kecam Aung San Suu Kyi

Bob Geldof penyanyi, penulis lagu, aktor dan aktivis sosial-politik. Ia pernah mengecam Aung San Suu Kyi. Apa alasannya?


Pertama Kali Digunakan dalam Perang Dunia I, Begini Sejarah Penemuan Gas Air Mata

1 hari lalu

Pertama Kali Digunakan dalam Perang Dunia I, Begini Sejarah Penemuan Gas Air Mata

Gas air mata pertama kali digunakan dalam Perang Dunia I. Meski kini dilarang dalam peperangan, mengapa aparat kepolisian menembakkannya ke warga sipil?


Bukan Hanya Regulasi FIFA, Penggunaan Gas Air Mata Sangat Tak Dibenarkan Amnesty International

3 hari lalu

Bukan Hanya Regulasi FIFA, Penggunaan Gas Air Mata Sangat Tak Dibenarkan Amnesty International

Selain melanggar regulasi FIFA, penggunaan gas air mata sangat tidak dibenarkan oleh Amnesty Internasional.


Junta: Pemberontak Myanmar Tembak Penumpang Pesawat Saat Mendarat

5 hari lalu

Junta: Pemberontak Myanmar Tembak Penumpang Pesawat Saat Mendarat

Junta militer menyebut pemberontak Myanmar menembak seorang penumpang di wajahnya saat pesawat mendarat di negara itu.


Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

6 hari lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

6 hari lalu

Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

Ratu Kecantikan Myanmar menuai perhatian publik atas komentar pedasnya terhadap junta militer. Dia akhirnya mendapat suaka dari Kanada.


Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

8 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.


Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

12 hari lalu

Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

Angelina Jolie seorang aktris yang aktif dalamberbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia utusan khusus UNHCR yang menangani pengungsi di dunia.


Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

12 hari lalu

Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Total bantuan AS dalam menanggapi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017.


Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

12 hari lalu

Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Akibat eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi, Jepang menghentikan pemberian latihan militer untuk Myanmar.