Parlemen Spanyol Setuju Perpanjang Lockdown Virus Corona

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis memberi semangat kepada pasien virus Corona yang dirawat di Rumah Sakit Sotiria di Athena, Yunani, 8 April 2020. Kasus COVID-19 di seluruh dunia menembus angka 2,1 juta, dengan Amerika Serikat, Spanyol, dan Italia sebagai negara dengan jumlah kasus tertinggi. REUTERS/Stefan Jeremiah

    Petugas medis memberi semangat kepada pasien virus Corona yang dirawat di Rumah Sakit Sotiria di Athena, Yunani, 8 April 2020. Kasus COVID-19 di seluruh dunia menembus angka 2,1 juta, dengan Amerika Serikat, Spanyol, dan Italia sebagai negara dengan jumlah kasus tertinggi. REUTERS/Stefan Jeremiah

    TEMPO.COMadrid – Parlemen Spanyol menyetujui perpanjangan status darurat nasional untuk ketiga kalinya hingga 9 Mei 2020 terkait upaya penanganan wabah virus Corona.

    Status darurat nasional ini pertama kali ditetapkan pada 14 Maret 2020, yang memerintahkan pembatasan ketat gerakan masyarakat dan bisnis.

    “Perpanjangan masa darurat ini berbeda dengan sebelumnya. Ini pertama kalinya saya bisa melakukan ini dengan optimistis mengenai masa depan. Perpanjangan masa ini untuk memulai proses deeskalasi aturan pembatasan gerakan sosial,” kata Pedro Sanchez, Perdana Menteri Spanyol, seperti dilansir CNN pada Rabu, 22 April 2020.

    Sanchez menekankan proses normalisasi kehidupan sosial dan bisnis bakal berlangsung secara perlahan, bertahap dan aman.

    Dia juga mengatakan pemerintah membuat sistem kontrol gerakan manusia dari dalam dan luar Spanyol.

    Ini bertujuan agar kasus infeksi virus Corona impor tidak lagi terjadi.

    “Setiap kesalahan yang kita lakukan, setiap kegagalan mengatasi tantangan, setiap penundaan akibat kepentingan tertentu, akan menjadi beban yang kita bawa hingga berbulan-bulan dan tahun ke depan,” kata dia.

    Spanyol merupakan negara Eropa yang mengalami wabah virus Corona teparah. Negara ini juga menempati urutan kedua di dunia setelah Amerika Serikat untuk jumlah total kasus infeksi virus Corona. Italia menempati urutan ketiga di dunia berdasarkan data dari Johns Hopkins University

    Data dari Johns Hopkins University menunjukkan jumlah kasus infeksi virus Corona di Spanyol mencapai 208 ribu dengan korban jiwa sebanyak sekitar 22 ribu orang. 

    AS menempati urutan pertama dengan jumlah infeksi mencapai sekitar 840 ribu orang dan korban jiwa sebanyak 47 ribu orang. virus

    Secara terpisah, pemerintah Spanyol mengumumkan akan mengurangi pembatasan bagi anak-anak agar bisa bermain di luar rumah.

    Keputusan ini merupakan revisi setelah sehari sebelumnya pemerintah mengatakan anak-anak dibatasi hanya boleh bermain di supermarket, farmasi, kantor bank dan ditemani orang dewasa.

    Keputusan ini mendapat respon penolakan dari warga Spanyol, yang ramai-ramai memukul penggorengan dari jendela rumah dan balkon pada Selasa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.