Akibat Komersialkan Jenazah, Pejabat Pemakaman Ditahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:
     Pemerintah daerah administratif khusus Hong Kong menahan 18 pejabat pemakaman umum, kontraktor batu nisan, dan agen-agen pemakaman karena bersekongkol mengkomersialisasikan pemakaman umum pemerintah.  Para pejabat Dewan Pengelola Pemakaman Permanen Cina yang ditahan dituduh menerima suap dari lembaga swasta untuk menggali jenazah-jenazah yang belum sepenuhnya membusuk di lokasi pemakaman permanen milik pemerintah agar jenazah-jenazah baru bisa dikubur di lokasi itu.  Praktik itu diperkirakan sudah berjalan selama dua tahun, dan melibatkan manipulasi data waktu penguburan jenazah, agar jenazah-jenazah yang sebenarnya belum dikubur cukup lama bisa dipindahkan. Kebutuhan masyarakat Hong Kong atas lahan pemakaman di wilayah otonomi yang sempit itu cukup tinggi, padahal kremasi tidak lazim dalam budaya China.  AFP| South China Morning Post

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.