Sempat Koma, Dokter di Belgia Sembuh dari Virus Corona

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi dokter. Sumber: Getty Images/iStockphoto/mirror.co.uk

    Ilustrasi dokter. Sumber: Getty Images/iStockphoto/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Antoine Sassine, 58 tahun, seorang dokter spesialis urologi (saluran kencing) di Belgia, sembuh dari infeksi COVID-19. Dia akhirnya keluar dari ruang ICU setelah tiga pekan koma.

    “Saya seperti telah melihat akhir dari hidup saya. Saya fikir saya akan meninggal dan tidak akan bangun lagi,” kata Sassine, seperti dikutip dari asiaone.com.

    Antoine Sassine, dokter di Belgia sembuh dari virus corona. Sumber: Reuters/asiaone.com

    Sassine dirawat di Rumah Sakit Delta Chirec, rumah sakit yang juga tempatnya bekerja. Dia dibawa ke ruang ICU Ketika gejala virus corona yang dialaminya memburuk.

    Sassine menceritakan dia memiliki tekad untuk memerangi virus corona yang mematikan ini. Dia pun mengaku sempat melihat bayangan mendiang ayahnya yang sudah meninggal. Hal itu digambarkannya sebagai pengalaman yang sangat luar biasa. 

    “Saya melihat mendiang ayah saya yang meninggal empat tahun lalu. Saya berbicara dengannya,” kata Sassine. 

    Akan tetapi, kebahagiaan terbesarnya ketika dia bisa bangun dari koma dan melihat lagi wajah teman-teman dokternya. Sassine yang masih menjalani karantina mandiri, sudah tidak sabar untuk segera berjumpa dengan keluarganya. Sassine berpisah dari keluarganya sejak dia didiagnosa positif COVID-19 dan menjalani pemulihan diri.   

    Di Belgia, ada 38.496 kasus virus corona atau COVID-19. Jumlah kematian akibat virus ini di Belgia tercatat 5.683 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.