Dewan Islam Siapkan Makanan Buka Puasa untuk Tim Medis Singapura

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalanan Singapura yang lengang. Pariwisata di Singapura menurun akibat virus corona. Foto: Roslan Rahman/AFP via Getty Images

    Jalanan Singapura yang lengang. Pariwisata di Singapura menurun akibat virus corona. Foto: Roslan Rahman/AFP via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Agama Islam Singapura akan membagikan 15 ribu makanan buka puasa kepada tenaga medis dan keluarganya selama ramadan. Bulan puasa akan dimulai pada 24 April 2020.

    Dikutip dari straitstimes.com, gerakan yang dinamai #SGUnited Buka Puasa ini ditujukan sebagai bentuk solidaritas dan ucapan terima kasih pada mereka yang berada di garda depan yang memerangi virus corona atau COVID-19. Makanan buka puasa ini nantinya akan didistribusikan dari rumah ke rumah.

    “Tindakan memberi makanan buka puasa pada orang lain adalah hal yang sangat direkomendasikan bagi umat Muslim dan setiap ramadan biasanya banyak donasi ke masjid-masjid untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat saat berbuka puasa,” kata Esa Masood, CEO Dewan Agama Islam Singapura (Muis).  

    Menurut Masood, meskipun masjid-masjid selama ramadan tutup karena virus corona, Muis dan para pengurus masjid berkomitmen menjadikan gerakan ini penuh arti demi menghidupkan kembali semangat masyarakat dan memperlihatkan solidaritas warga dengan para tenaga medis serta mereka yang terdampak krisis virus corona.

    Inisiatif #SGUnited Buka Puasa juga ditujukan menggalang dana S$2.5 juta guna mendukung UMKM dan para tenaga medis. Uang yang terkumpul nantinya akan didistribusikan oleh Kamar Dagang dan Industri Malay Singapura atau SMCCI. Masyarakat yang ingin menyumbangkan makanan buka puasa mengunjungi website Muis, dimana rencananya makanan buka puasa akan dikirimkan ke 10 rumah sakit dan 20 pusat komunitas (balai desa) di Singapura dan rumah-rumah penerima zakat.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.