Pekerja Asal Wuhan Wajib Tes Virus Corona Sebelum Tinggalkan Kota

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yang Guangyu, 54 tahun, seorang tukang cukur rambut menggunakan masker buatan sendiri saat memotong rambut pelanggannya untuk mencegah virus corona atau COVID-19 di Wuhan,  provinsi Hubei, 11 April 2020. Masker tersebut terbuat dari botol plastik yang disambungkan dengan selang dan tisu. REUTERS/Aly Song

    Yang Guangyu, 54 tahun, seorang tukang cukur rambut menggunakan masker buatan sendiri saat memotong rambut pelanggannya untuk mencegah virus corona atau COVID-19 di Wuhan, provinsi Hubei, 11 April 2020. Masker tersebut terbuat dari botol plastik yang disambungkan dengan selang dan tisu. REUTERS/Aly Song

    TEMPO.CO, Jakarta - Per hari ini, warga Wuhan yang bekerja di bidang jasa diwajibkan untuk mengambil tes kesehatan sebelum pergi meninggalkan kota. Hal itu untuk mencegah kemungkinan warga yang tertular virus Corona (COVID-19), namun tidak menunjukkan gejala, memicu penyebaran di luar Wuhan.

    "Warga Wuhan yang bekerja sebagai perawat, guru, penjaga keamanan, atau sektor lain yang berdekatan dengan orang banyak wajib mengambil tes nucleic acid sebelum meninggalkan kota," ujar pemerintah Cina dalam pernyataan persnya sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Sabtu, 18 April 2020.

    Lebih lanjut, pekerja dari Wuhan tidak akan dibebani tagihan atas tes ini. Pemerintah Hubei, di mana Wuhan berada, akan menanggung tagihan tes tersebut.

    Hasil tersebut, nantinya, juga akan menjadi bukti apakah pekerja asal Wuhan tersebut sudah bisa kembali bekerja lintas wilayah atau tidak. Adapun hasil tes akan diminta dalam waktu tujuh hari sejak pekerja asal Wuhan tiba di kota tujuan.

    "Jika tidak menunjukkan bukti, maka pekerja tersebut akan dikarantina selama 14 hari," ujar pemerintah Cina dalam pernyataan persnya.

    Sebagai tambahan, baru-baru ini pemerintah Wuhan mengkoreksi data jumlah korban meninggal akibat virus Corona di sana. Ternyata, kurang lebih 1290 korban tidak tercatat selama ini. Alhasil, ketika data dikoreksi, jumlah korban meninggal di Wuhan naik 50 persen menjadi 3.869 orang.

    Jumlah kasus dan korban meninggal virus Corona (COVID-19) di Cina sejaiuh ini adalah 82.719 kasus dan 4.632 korban meninggal.

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...