Putri Bos Kartel Narkoba El Chapo Bagikan Paket Bantuan Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan perusahaan pakaian dan miras

    Seorang karyawan perusahaan pakaian dan miras "El Chapo 701", yang dimiliki oleh Alejandrina Gisselle Guzman, putri gembong narkoba Joaquin "El Chapo" Guzman, membagikan sebuah kotak berisi makanan, masker wajah dan pembersih tangan kepada seorang perempuan sebagai bagian dari kampanye untuk membantu orang lanjut usia yang kekurangan uang selama wabah penyakit virus Corona (COVID-19), di Guadalajara, Meksiko 16 April 2020.[REUTERS / Fernando Carranza]

    TEMPO.CO, Jakarta - Putri bos kartel narkoba Meksiko yang terkenal Joaquin "El Chapo" Guzman dan kartel lainnya membagikan paket bantuan kepada warga yang tidak mampu selama wabah virus Corona.

    Sebuah unggahan video di Facebook memperlihatkan putri Guzman, Alejandrina, memasukkan kertas toilet dan makanan ke dalam kotak kardus berlogo paras muka ayahnya, mantan bos kartel Sinaloa yang sekarang ditahan dalam keamanan maksimum Penjara AS.

    Minyak, gula, beras, dan barang-barang lainnya di dalam kotak, yang oleh narator video disebut "Bantuan Chapo", didistribusikan di kota terbesar kedua di Meksiko, Guadalajara, di negara bagian Jalisco barat, dikutip dari Reuters, 18 April 2020.

    Alejandrina menggunakan nama "El Chapo 701", perusahaan pakaian dan minuman alkohol yang didirikan oleh Alejandrina.

    Namun, anggota aktif kartel juga telah mencari publisitas, dengan gambar dan video di media sosial menunjukkan anggota geng memberikan bantuan kepada penduduk lokal.

    Kotak berisi makanan dan botol pembersih tangan difoto sebelum dibagikan kepada warga lanjut usia oleh karyawan perusahaan miras dan pakaian "El Chapo 701" milik putri eks bos kartel narkoba Meksiko Joaquin "El Chapo" Guzman, untuk membantu warga yang kekurangan selama krisis virus Corona di Guadalajara, Meksiko, 16 April 2020.[REUTERS]

    Terkenal karena kebrutalan, termasuk pemenggalan kepala dan melarutkan korban dalam tong asam sulfat, kartel ini juga memiliki sejarah membantu masyarakat miskin di mana mereka beroperasi.

    Ekonomi Meksiko telah terpukul oleh wabah virus Corona dan banyak yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan ketika negara itu sedang menuju resesi terbesarnya.

    Seorang saksi mengatakan pada hari Kamis, dia mengunjungi gudang "El Chapo 701", yang ditumpuk dengan kotak-kotak untuk dibagikan ke orang-orang di sekitar Guadalajara. Beberapa pekerja memakai masker wajah bergambar El Chapo.

    Merek "El Chapo 701" diambil dari urutan daftar Forbes pada 2009 yang menempatkan El Chapo sebagai orang terkaya 701 di dunia. Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya sebesar US$ 1 miliar atau Rp 15,5 triliun pada saat daftar itu dirilis.

    "Kami bekerja dan berkontribusi. Senang sekali mengunjungi rumah Anda dan memberi Anda bantuan Chapo ini," tulis unggahan di halaman Facebook perusahaan yang menunjukkan Alejandrina, mengenakan masker wajah hitam bergambar wajah Chapo, sedang membagikan paket.

    El Chapo diekstradisi ke Amerika Serikat pada 2017 dan dinyatakan bersalah di pengadilan AS tahun lalu atas sejumlah tuduhan penyelundupan narkoba.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.