Wabah Corona, Mahasiswa Indonesia di Mesir Kesulitan Ekonomi

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar RI di Cairo, Mesir Helmy Fauzy menyalurkan bantuan tahap kedua kepada WNI dalam hal ini 986 mayoritas mahasiswa sehubungan wabah virus Corona, Jumat, 17 April 2020. [KBRI Cairo, Mesir]

    Duta Besar RI di Cairo, Mesir Helmy Fauzy menyalurkan bantuan tahap kedua kepada WNI dalam hal ini 986 mayoritas mahasiswa sehubungan wabah virus Corona, Jumat, 17 April 2020. [KBRI Cairo, Mesir]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI Cairo menyebut banyak mahasiswa Indonesia di Mesir mengalami kesulitan ekonomi akibat wabah Corona. Mereka pun memperkirakan jumlah mahasiswa yang terdampak secara ekonomi akan terus meningkat selama beberapa bulan ke depan.

    "Banyak mahasiswa Indonesia di Mesir yang mengalami kesulitan ekonomi pada situasi pandemi COVID-19 akibat usaha sampingan mereka terhenti. Selain itu, terdapat keluarga mahasiswa di Indonesia juga mengalami kesulitan ekonomi sehingga tidak dapat mengirimkan biaya hidup kepada putra-putrinya," kata Dubes RI Cairo, Helmy Fauzy dalam keterangan tertulis, Jumat 17 April 2020.

    Dubes Helmy memperkirakan jumlah mahasiswa di Mesir yang terdampak secara ekonomi akibat wabah Corona akan terus bertambah mengingat situasi pandemi tersebut masih terus akan berlanjut hingga beberapa bulan ke depan.

    Untuk itu KBRI Cairo dan beberapa organisasi kekeluargaan dan organisasi lainnya di komunitas mahasiswa Indonesia telah menggalang bantuan untuk para anggota organisasi mereka.

    “KBRI Cairo berharap bantuan kebutuhan pokok tersebut dapat meringankan kesulitan mereka. Mudah-mudahan wabah ini cepat berlalu,” tutur Helmy.

    KBRI sendiri telah dua kali mengirimkan bantuan kepada para mahasiswa terdampak wabah Corona yang digolongkan sebagai kategori I (sangat membutuhkan) dan II (membutuhkan). Tahap pertama dilakukan pada 8-9 April 2020, dan tahap kedua pada 17 April 2020.

    Bantuan dari KBRI Cairo kali ini terdiri dari beras, mie instan, tuna dalam kaleng, minyak goreng dan gula. Paket bantuan bagi WNI terdampak wabah Corona dibedakan antara yang berkeluarga dan belum berkeluarga. Diharapkan paket bantuan kebutuhan pokok tersebut dapat mencukupi selama kurun waktu tertentu. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.