2 Kepala Pilot Turkish Airlines Meninggal Kena Virus Corona

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pilot. Shutterstock

    Ilustrasi pilot. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua kepala pilot di maskapai Turkish Airlines meninggal karena virus corona. Kabar duka ini disampaikan oleh Kepala Serikat Pekerja Penerbangan Sipil Turki, Ali Kemal Tatlibal, yang menyebut kematian itu terjadi pada pekan ini.

    Dikutip dari aa.com.tr, dua kepala pilot yang wafat itu adalah Serdar Gundogdu dan Mehmet Ali Kilic. Keduanya meninggal di rumah sakit saat menjalani pengobatan virus corona. Tidak dijelaskan bagaimana kedua kepala pilot itu bisa sampai tertular virus corona.

    Di Turki, ada 65.100 kasus virus corona. Sedangkan pasien yang meninggal karena virus ini 1.403 orang.

    Deretan pesawatTurkish Airlines. REUTERS/Murad Sezer

    Maskapai Turkish Airlines sudah mengambil sejumlah langkah-langkah untuk ikut menghentikan penyebaran virus corona di Turki. Maskapai berbendera nasional itu telah menghentikan sementara penerbangan internasional sampai 20 Mei 2020.   

    Virus corona yang menyebar pertama kali di Wuhan, Cina, telah menyebar ke 185 negara dan teritorial di dunia. Saat ini Eropa dan Amerika Serikat telah menjadi wilayah paling terpukul oleh wabah COVID-19.

    Data dari Universitas Johns Hopkins di Amerika Serikat menyebut ada lebih dari 2 juta pasien virus corona secara global. Virus mematikan ini telah merenggut nyawa 128 ribu orang. Sebanyak 501.200 pasien berhasil sembuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.