Trump Klaim Puncak Pandemi Virus Corona di Amerika Sudah Berlalu

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Donald Trump mengklaim puncak pandemi virus Corona (COVID-19) di Amerika telah berlalu. Oleh karenanya, ia memprediksi beberapa negara bagian di Amerika akan mulai mengangkat lockdown atau pembatasan sosialnya dalam waktu dekat.

    "Kita akan kembali beraksi. Kita semua. Kita ingin mengambil alih kembali negeri ini," ujar Trump dalam jumpa pers di gedung putih sebagaimana dikutip dari BBC, Kamis, 16 April 2020.

    Trump menegaskan bahwa ia tidak berbicara tanpa data. Berdasarkan data yang ia punya, Amerika memang sudah melalui masa puncak. Oleh karenanya, jika semua berjalan lancar, maka pertumbuhan jumlah kasus dan korban meninggal harian akan berkurang secara bertahap.

    Sejauh ini, Amerika masih menjadi episentrum virus Corona di dunia. Jumlah kasus dan korban meninggal di sana melebihi negara lainnya. Data terbaru, Amerika memiliki 644.089 kasus dan 28.529 korban meninggal.

    Perihal angka kasus dan kematian tersebut, Trump menyakini bahwa beberapa negara tetangga berbohong soal data mereka. Ia meminta publik jangan sepenuhnya percaya dengan angka-angka yang beredar.

    "Adakah dari kalian yang benar-benar percaya dengan data dari beberapa negara ini?" ujar Trump sambil menyebutkan nama negara-negara lain. Salah satu yang ia sebutkan adalah Cina.

    Trump menambahkan bahwa dengan telah berlalunya puncak pandemi Corona, maka ia yakin target pembukaan bisnis kembali pada tanggal 1 Mei nanti bisa tercapai. Bahkan, Ia yakin beberapa negara bagian akan lebih awal membuka bisnis kembali karena situasi pandemi yang berbeda-beda.

    Ditanyai apakah dirinya tidak khawatir terlalu awal mengizinkan bisnis di Amerika kembali beroperasi, Trump mengaku tak takut. Ia berkata, membiarkan warga terkarantina pun bisa menimbulkan kematian jika tidak ditangani dengan benar.

    "Gangguan mental, keinginan untuk bunuh diri adalah beberapa di antaranya. Bantuan untuk mereka yang berniat bunuh diri meledak sejak kegiatan ekonomi terhenti," ujar Trump menegaskan.

    Secara terpisah, Gubernur Connecticut, Ned Lamont, mengatakan beberapa negara bagian sudah mulai menyiapkan rencana pembukaan bisnis kembali. Beberapa di antaranya adalah Maryland, New York, Pennsylvania, serta Connecticut. Rencana tersebut mengikutkan apa saja yang harus publik lakukan selama bisnis kembali dibuka secara bertahap.

    "Kita akan kembali normal, tetapi ini akan menjadi normal yang baru," ujar Lamont soal hidup pasca pandemi virus Corona (COVID-19).

    ISTMAN MP | BBC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.