Guinea Konfirmasi Kematian Pertama karena Virus Corona

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang lansia laki-laki asal Lebanon, 75 tahun, meninggal di Guinea karena virus corona atau COVID-19. Kematian itu adalah yang pertama di Guinea akibat virus mematikan tersebut.

    Guinea adalah sebuah negara di wilayah Afrika barat. Dikutip dari aa.com.tr, pasien itu sebelum meninggal dirawat di Rumah Sakit Donka, Ibu Kota Conakry, Guinea. Identitas pasien tidak dipublikasi.  

    Ilustrasi 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV). REUTERS/CDC

    Sejak Sabtu, 11 April 2020, otoritas Guinea telah meminta masyarakat menggunakan masker saat ditempat-tempat umum sebagai langkah pencegahan infeksi virus corona.   

    Otoritas Guinea sejauh ini sudah mengkonfirmasi ada 363 kasus COVID-19. Terdapat 44 kasus baru yang muncul dalam beberapa hari terakhir. Jumlah pasien virus corona yang sembuh saat ini sekitar 31 orang.

    Virus corona menyebar pertama kali di Kota Wuhan, Cina. Virus mematikan tersebut sekarang sudah menyebar di setidaknya 185 negara dan teritorial.  

    Data Universitas Johns Hopkins di Amerika Serikat menyebut secara global ada lebih dari 1,98 juta kasus virus corona di dunia. Kematian akibat COVID-19, sudah lebih dari 126.700 orang dan 493.600 pasien berhasil sembuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H