Peneliti Jepang Prediksi Korban Meninggal Virus Corona 400 Ribu

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria yang mengenakan masker saat mewabahnya virus corona melewati patung lambang Olimpiade di Tokyo, Jepang, 6 Maret 2020. Pesta olahraga terbesar di dunia ini berpotensi diundur hingga akhir tahun, sejumlah event ujicoba telah ditunda dan upacara pengambilan api Obor Olimpiade akan dilaksanakan tanpa penonton. REUTERS/Stoyan Nenov

    Seorang pria yang mengenakan masker saat mewabahnya virus corona melewati patung lambang Olimpiade di Tokyo, Jepang, 6 Maret 2020. Pesta olahraga terbesar di dunia ini berpotensi diundur hingga akhir tahun, sejumlah event ujicoba telah ditunda dan upacara pengambilan api Obor Olimpiade akan dilaksanakan tanpa penonton. REUTERS/Stoyan Nenov

    TEMPO.COTokyo – Jumlah korban meninggal akibat terinfeksi virus Corona di Jepang bisa mencapai sekitar 400 ribu orang jika pemerintah tidak melakukan langkah pencegahan.

    Tim dari kementerian Kesehatan yang mempelajari wabah virus Corona menyebutkan estimasi 850 ribu kasus infeksi bisa bersifat serius dan membutuhkan alat bantu pernapasan ventilator.

    Media Kyodo dan Asahi, seperti dilansir Reuters, melaporkan proyeks ini berdasarkan riset dari Profesor Hiroshi Nishiura dari Hokkaido University.

    “Dia merupakan salah satu pakar penyakit menular yang menjadi penasehat di dalam tim respons pemerintah untuk mengatasi wabah virus Corona,” begitu dilansir Reuters pada Rabu, 15 April 2020.

    Pemerintah Jepang, yang dipimpin Perdana Menteri Abe Shinzo, telah menyatakan negara dalam keadaan darurat khususnya untuk wilayah Tokyo, Osaka dan enam wilayah lainnya.

    Pemerintah telah meminta warga masyarakat untuk mengurangi secara drastis interaksi antara individu untuk menghindari penularan virus yang menyebabkan sakit radang paru-paru ini.

    Jepang mencatat ada sekitar 8 ribu kasus infeksi virus Corona dengan 162 orang meninggal. Jumlah ini cenderung bertambah terutama di ibu kota Tokyo, yang menjadi episentrum wabah virus Corona.

    Pemerintah Jepang, seperti dilansir Channel News Asia, telah memundurkan waktu pelaksanaan Olimpiade musim panas ke 2021 karena wabah ini.

    Virus Corona menyebar ke sekitar 200 negara dan telah menginfeksi sekitar 2 juta orang dengan korban meninggal sebanyak 127 ribu orang. Sebanyak 488 ribu orang berhasil sembuh setelah menjalani perawatan di rumah sakit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.