Gereja Katolik Sri Lanka Maafkan Pelaku Bom Bunuh Diri Paskah

Peti mati korban ledakan bom bunuh diri Hari Paskah dibawa untuk dimakamkan di Negombo, Sri Lanka, Selasa, 23 April 2019. REUTERS/Thomas Peter

TEMPO.CO, Jakarta - Gereja Katolik Roma Sri Lanka menyatakan telah memaafkan para pelaku bom bunuh diri di tiga gereja dan tiga hotel mewah pada minggu Paskah tahun 2019 yang menewaskan sedikitnya 279 orang dan melukai sekitar 600 orang.

"Kami menaruh kasih kepada para musuh yang berusaha menghancurkan kami. Kami memaafkan mereka," kata Kardinal Malcolm Ranjith dalam misa Minggu Paskah yang disiarkan televisi setempat di Colombo, Sri Lanka, sebagaimana dilaporkan Aljazeera, 12 April 2020.

Kardinal Ranjith mengatakan, Gereja Katolik sebagai minoritas di Sri Lanka berusaha mengurangi ketegangan dan menjalankan pesan dan harapan Yesus Kristus.

Kardinal Ranjith setahun lalu telah meminta pemerintah untuk mundur karena dituding gagal melakukan penyelidikan atas konspirasi internasional di belakang serangan  gereja dan hotel mewah di Sri Lanka.

Presiden Maithripala Sirisena kemudian kalah dalam pemilu November lalu. Saudara mantan presiden Mahinda Rajapaksa, Gotabaya memenangkan pemilu.

Penyelidikan serangan mematikan ini telah menempatkan dua pejabat tinggi Sri Lanka sebagai terdakwa, yakni kepala kepolisian dan sekretaris untuk Kementerian Pertahanan. Keduanya didakwa tidak melakukan upaya intelijen mengenai serangan ini.

Polisi juga telah menangkap 135 orang yang diduga terkait dengan aksi bom bunuh diri di 3 gereja dan 3 hotel yang dilakukan kelompok National Thowheed Jamaat group. Kelompok ini masih dalam dakwaan.

Perayaan Paskah tahun ini di Sri Lanka berlangsung di tengah jam malam untuk mencegah penularan wabah virus Corona. Sekitar 199 orang telah terinfeksi virus mematikan ini dan 7 orang tewas.






Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

5 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Gereja Katolik Belgia Izinkan Pernikahan Sejenis, Bertentangan dengan Vatikan

6 hari lalu

Gereja Katolik Belgia Izinkan Pernikahan Sejenis, Bertentangan dengan Vatikan

Gereja Katolik Roma di Belgia mengeluarkan dokumen yang secara efektif mengizinkan pemberkatan pernikahan sesama jenis, bertentangan dengan Vatikan.


PBB Minta Sri Lanka Tak Abaikan Masalah HAM di Tengah Krisis Ekonomi

14 hari lalu

PBB Minta Sri Lanka Tak Abaikan Masalah HAM di Tengah Krisis Ekonomi

Pejabat tinggi HAM PBB mengingatkan Sri Lanka untuk tidak melupakan masalah hak asasi manusia.


Kemlu Rusia Benarkan 2 Staf Kedutaan Besar Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri

21 hari lalu

Kemlu Rusia Benarkan 2 Staf Kedutaan Besar Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri

Kementerian Luar Negeri Rusia mengkonfirmasi 2 stafnya tewas dalam serangan bom bunuh diri di pintu masuk Kedutaan Besar Rusia di Afghanistan.


Bom Bunuh Diri di Kedutaan Rusia di Kabul, 2 Diplomat Tewas dan 11 Luka-Luka

21 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Kedutaan Rusia di Kabul, 2 Diplomat Tewas dan 11 Luka-Luka

Bom bunuh diri di depan Kedutaan Rusia di Kabul sebabkan 2 tewas dan 11 luka-luka, termasuk seorang diplomat yang menderita cedera.


Gotabaya Rajapaksa Dapat Sambutan Hangat, Rumah dan Pengamanan

22 hari lalu

Gotabaya Rajapaksa Dapat Sambutan Hangat, Rumah dan Pengamanan

Presiden terguling Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa dapat sambutan hangat sepulangnya dari melarikan diri ke luar negeri, termasuk rumah dan pengamanan.


Gotabaya Rajapaksa Kembali ke Sri Lanka, Bangkrut?

23 hari lalu

Gotabaya Rajapaksa Kembali ke Sri Lanka, Bangkrut?

Presiden terguling Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa kembali ke Kolombo pada Sabtu dini hari dari pelariannya di Thailand


Gotabaya Rajapaksa Akan Kembali ke Sri Lanka Besok?

24 hari lalu

Gotabaya Rajapaksa Akan Kembali ke Sri Lanka Besok?

Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa diperkirakan mengakhiri pelariannya di Thailand besok, dan kembali pulang


IMF Sepakat Kucurkan Bantuan Rp 43 Triliun untuk Sri Lanka

25 hari lalu

IMF Sepakat Kucurkan Bantuan Rp 43 Triliun untuk Sri Lanka

Sri Lanka akan mendapatkan bantuan dari IMF untuk mengatasi krisis keuangan yang melanda negara tersebut.


Mahathir Mohamad Terinfeksi Virus Corona, Kini Dirawat di Rumah Sakit

26 hari lalu

Mahathir Mohamad Terinfeksi Virus Corona, Kini Dirawat di Rumah Sakit

Mahathir Mohamad dirawat di rumah sakit setelah dinyatakan terinfeksi virus Corona.