India Perpanjang Lockdown Hingga 3 Mei, Ini Alasan PM Modi

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas melakukan patroli di pemukiman warga saat pemberlakuan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 do Ahmedabad, India, 1 April 2020. REUTERS/Amit Dave

    Sejumlah petugas melakukan patroli di pemukiman warga saat pemberlakuan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 do Ahmedabad, India, 1 April 2020. REUTERS/Amit Dave

    TEMPO.CO, Jakarta - India memperpanjang lockdown hingga 3 Mei 2020 setelah jumlah kasus virus Corona telah melebihi dari 10 ribu kasus dan menewaskan hampir 340 orang.

    Lockdown nasional India yang dimulai pada  tengah malam 25 Maret lalu berakhir pada hari Selasa tengah malam, 14 April. Namun, Perdana Menteri Narendra Modi memutuskan melanjutkan lockdown.

    "Dari sudut pandang ekonomi, kita membayar mahal. Namun nyawa masyarakat India jauh lebih bernilai," kata Modi sebagaimana dilaporkan Aljazeera, 14 April.

     

    Namun, untuk lockdown perpanjangan Perdana Menteri Modi akan melonggarkan pengawasan di sektor-sektor di mana rakyat miskin dapat memperoleh penghasilan harian.

    Pelonggaran ini dilakukan pada 20 April setelah aparat memantau secara dekat untuk memastikan apakah kawasan itu aman dari penularan virus Corona.

    India dengan populasi 1,3 miliar orang menghadapi "pembunuh tak terlihat" yakni virus Corona yang dapat menghancurkan perekonomian terbesar ke tiga di Asia, ujar Gubernur Bank Sentral India, Shaktikanta Das.

    Aktivitas perekonomian India terhenti akibat wabah virus Corona di saat tingkat pengangguran di India berada di level tertinggi selama beberapa dekade.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.