Pesawat Carter Jemput Turis Australia di Phuket

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Sydney: Ratusan wisatawan Australia yang tertahan di kawasan wisata Thailand, Pulau Phuket, diharapkan dapat kembali ke negaranya hari ini setelah perusahaan penerbangan Jetstar mengatakan akan mengirim pesawat carteran untuk menjemput mereka.

    300 warga Australia termasuk di antara 15 ribu penumpang yang terperangkap di Phuket ketika pengunjuk rasa menutup bandara itu hari Jumat yang mengakibatkan penundaan 120 penerbangan.

    Bandara dibuka kembali Minggu sore, yang memungkinkan Jetstar mengirim pesawat carter darurat untuk menjemput warga Australia.

    Perusahaan penerbangan Australia lainnya, Qantas, mengatakan penerbangan reguler tiga kali seminggu Sydney-Phuket diharapkan normal kembali hari ini.

    "Situasinya pulih sendiri," juru bicara Qantas mengatakan kepada AFP.  "Kami pikir kami akan membawa pulang mereka besok (Selasa)."

    Thailand dilanda unjuk rasa antipemerintah sejak Selasa, ketika ribuan pengunjuk rasa mengamuk sepanjang distrik bersejarah Bangkok dan menguasai kantor Perdana Menteri Samak Sundaravej dan memintanya mundur.

    Aksi itu kemudian menyebar ke wilayah turis utama, di mana pengunjuk rasa menutup bandara di Phuket, Krabi, dan pusat perdagangan di selatan, Hat Yai. Ketiga bandara itu telah dibuka kembali.

    AFP/Erwin Z


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.