Warga Palestina Buat Kue Corona untuk Dukungan ke Tenaga Medis

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kue Corona oleh tukang roti Palestina Eyad Abu Rezqa.[AFP/Arab News]

    Kue Corona oleh tukang roti Palestina Eyad Abu Rezqa.[AFP/Arab News]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembuat roti Palestina di Gaza membuat roti berbentuk wajah dengan masker sebagai dukungan bagi tenaga medis virus Corona.

    Pembuat roti Palestina bernama Eyad Abu Rezqa punya ide ketika dia menyaksikan dunia berusaha meningkatkan kesadaran tentang virus Corona baru dan meyakinkan orang untuk tinggal di rumah.

    Kepala toko roti Al-Nada di Khan Younis di Gaza selatan telah menciptakan "kue Corona" yang menggambarkan seorang perempuan mengenakan masker wajah biru, yang bertujuan untuk mengingatkan orang-orang akan pentingnya menjaga jarak sosial.

    Dikutip dari Khaleej Times, 12 April 2020, Eyad pertama kali mengunggah desain itu di media sosial dan sekarang puluhan orang memesannya setiap hari di daerah kantong Palestina yang miskin, katanya.

    "Itu langsung diminati banyak orang, pelanggan mulai mengatakan 'Saya mau kue itu'," kata Abu Rezqa kepada AFP.

    "Setiap hari permintaan klien kami untuk kue masker semakin meningkat."

    Penyemprotan disinfektan di jalur Gaza setelah otoritas Palestina melaporkan kasus virus Corona yang pertama. [THE EAGLE]

    Pesannya bukanlah agar orang-orang tidak meremehkan risiko penyakit mematikan yang telah menewaskan lebih dari 50.000 orang di seluruh dunia, tetapi pesannya mencoba untuk tetap semangat sambil meningkatkan kesadaran.

    Sejauh ini Gaza memiliki 12 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi, semuanya dalam isolasi, menurut otoritas kesehatan di jalur yang dikelola Hamas. Sementara John Hopkins University mencatat pada 12 April 2020, total kasus virus Corona di Gaza dan Tepi Barat berjumlah 268 dengan 2 kematian.

    Seperti sebagian besar dunia, pihak berwenang telah menerapkan aturan jarak sosial untuk mencegah penularan tetapi belum menutup semua bisnis yang tidak penting.

    Staf yang membuat kue-kue itu mengenakan pakaian pelindung, kata Abu Rezqa, untuk antisipasi pencegahan virus Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.