Jumlah Kasus Virus Corona di Malaysia Lampaui 4 Ribu

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kerumunan orang berkumpul di Masjid Seri Petaling, masjid yang terkait dengan klaster penyebaran virus Corona (COVID-19), di Kuala Lumpur, Malaysia, 29 Februari 2020 dalam gambar ini yang diperoleh Reuters dari media sosial pada 19 Maret 2020. [SALMAN via REUTERS]

    Kerumunan orang berkumpul di Masjid Seri Petaling, masjid yang terkait dengan klaster penyebaran virus Corona (COVID-19), di Kuala Lumpur, Malaysia, 29 Februari 2020 dalam gambar ini yang diperoleh Reuters dari media sosial pada 19 Maret 2020. [SALMAN via REUTERS]

    TEMPO.COKuala Lumpur – Malaysia melaporkan 156 kasus baru infeksi virus Corona atau COVID-19 pada Rabu, 8 April 2020. Ini membuat total kasus infeksi virus Corona di Malaysia menjadi lebih dari 4 ribu orang.

    Ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah kasus infeksi baru virus Corona pada Rabu dari sebanyak sekitar 3 ribu kasus pada Rabu pekan lalu menjadi 4.119 kasus pada Rabu pekan ini.

    Malaysia merupakan negara di Asia Tenggara dengan korban infeksi virus Corona terbanyak.

    “Dreiktur Jenderal Kementerian Kesehatan, Noor Hisham Abdullah, mengumumkan ada dua pasien meninggal dunia sehingga totalnya menjadi 65 orang,” begitu dilansir Channel New Asia pada Rabu, 8 April 2020.

    Dua pasien meninggal ini adalah seorang perempuan berusia 58 tahun dan menderita diabetes. Satu pasien lagi seorang pria berusia 69 tahun, yang menderita sakit hipertensi.

    Pasien pria itu berasal dari Pakistan dan tercatat pernah mengikuti pertemuan relijius di Sri Petaling, yang terkait dengan 1.682 kasus infeksi virus Corona di sana.

    Kementerian Kesehatan Malaysia juga melaporkan ada 154 orang warga asing yang juga terinfeksi virus Corona.

    Sebuah sub-klaster ditemukan di daerah Rembau, Negeri Sembilan, yang terkait dengan acara relijius di Sri Petaling.

    Wabah virus Corona ini menyebar pertama kali di Kota Wuhan, Cina bagian tengah pada Desember 2019. Virus ini menyebabkan infeksi pada paru-paru, yang menyebabkan korban sulit bernapas. Ada sekitar 1.44 juta orang terinfeksi virus Corona, seperti dilansir CNN.

    Sebanyak 82 ribu orang meninggal akibat terinfeksi virus Corona dengan seratus ribu orang berhasil pulih. Jumlah korban tewas terbanyak di Amerika dengan 12.900 orang dengan hampir 400 ribu orang terinfeksi. Mayoritas korban berada di Kota New York City.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.