WHO Memuji Kasus Baru Virus Corona di Korea Selatan Turun

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Staf medis menggunakan swab untuk mengambil sampel dari pengunjung di pusat tes 'drive-thru' virus corona COVID-19 di Pusat Medis Universitas Yeungnam di Daegu, Korea Selatan, 3 Maret 2020.  Proses tes ini hanya memakan waktu kurang dari 10 menit. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Staf medis menggunakan swab untuk mengambil sampel dari pengunjung di pusat tes 'drive-thru' virus corona COVID-19 di Pusat Medis Universitas Yeungnam di Daegu, Korea Selatan, 3 Maret 2020. Proses tes ini hanya memakan waktu kurang dari 10 menit. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    TEMPO.CO, JakartaKorea Selatan untuk pertama kali melaporkan jumlah kasus baru virus corona kurang dari 50 kasus sejak COVID-19 mencapai puncaknya di negara itu pada akhir Februari 2020 lalu. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memuji upaya yang dilakukan Seoul.

    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau KCDC mengatakan ada 47 kasus baru virus corona pada Minggu, 5 April 2020. Jumlah itu menurun dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 81 kasus. Total di Korea Selatan saat ini ada 10.284 kasus virus corona.

    Dikutip dari reuters.com, angka pasien yang meninggal karena virus corona di Korea Selatan sebanyak 191 orang. Sedangkan pasien yang berhasil sembuh total 6.598 orang.

    Staf medis melepaskan pakaian pelindungnya setelah shift kerjanya berakhir di pusat pengujian 'drive-thru' untuk penyakit virus corona COVID-19 di Pusat Medis Universitas Yeungnam di Daegu, Korea Selatan, Selasa, 3 Maret 2020. Fasilitas ini disebut efektif karena dapat menguji banyak orang dalam waktu singkat tanpa harus menimbulkan kerumunan orang, dan ada risiko infeksi yang lebih rendah karena dilakukan di dalam kendaraan pengunjung. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Dalam sebulan terakhir, Korea Selatan sudah bisa mengendalikan pandemik COVID-19 yang mematikan ini dengan jumlah kasus baru yang dilaporkan sekitar 100 atau kurang dari 100. Namun ini untuk yang pertama kalinya, Negeri Gingseng itu mencatat kasus baru virus corona kurang dari 50.

    Korea Selatan pada 29 Februari mencatat ada 909 kasus baru.

    Program tes massal virus corona dan melacak kemana saja jejak orang yang terkena COVID-19, dinilai telah membantu mengurangi penyebaran. Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menelepon Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, memuji upaya Korea Selatan ini dalam menghambat penyebaran virus corona.   

    Menurut Presiden Moon, Korea Selatan jika memungkinkan berniat mendukung negara-negara lain memerangi penyebaran virus corona dengan teknik pencegahan dan pasokan untuk pencegahan. Presiden Moon belum lama ini sudah bertelepon dengan sekitar 20 pemimpin dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.