Corona, Kuwait Luncurkan Pusat Data Online Keluarga Butuh Bantuan

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang Kuwait mengenakan masker pelindung setelah pecahnya wabah virus Corona, dan membuat mereka berdiri di lantai atas karena aula utama bawah ditutup untuk pedagang di pasar saham Kuwait Boursa di kota Kuwait, Kuwait 1 Maret 2020. [REUTERS / Stephanie McGehee]

    Pedagang Kuwait mengenakan masker pelindung setelah pecahnya wabah virus Corona, dan membuat mereka berdiri di lantai atas karena aula utama bawah ditutup untuk pedagang di pasar saham Kuwait Boursa di kota Kuwait, Kuwait 1 Maret 2020. [REUTERS / Stephanie McGehee]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kuwait meluncurkan pusat data online bagi keluarga-keluarga kurang beruntung untuk menerima bantuan dipicu oleh pandemi virus Corona.

    Dengan adanya pusat data online, akan mengarahkan 52 lembaga amal mengkoordinasikan upaya mereka untuk memastikan tidak ada keluarga mendapat bantuan berulang. Juga memastikan semua keluarga yang membutuhkan akan menerima bantuan.

    Menteri Urusan Sosial dan Ekonomi Kuwait, Maryam Al-Aqeel menekankan pentingnya melanjutkan upaya-upaya amal karena saat ini tidak ada yang memprediksikan akhir dari pandemi virus Corona.

    Seperti dilaporkan Arab News, 6 April 2020, Al-Aqeel mengatakan aparat berwenang bekerja atas dasar platform ini untuk mengorganisasi bantuan logistik untuk sekolah-sekolah, pusat-pusat karantina, dan orang-orang yang membutuhkan.

    Hingga berita diturunkan, kasus kematian akibat infeksi virus Corona di Kuwait berjumlah satu orang dan 9 orang pulih. Sementara jumlah kasusnya mencapai 556 kasus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.