Kementerian Luar Negeri RI: Arab Saudi Belum Putuskan Soal Haji

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susana Masjidil Haram yang kosong setelah pemerintah Arab Saudi menunda umrah untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Mekah, Arab Saudi, 6 Maret 2020. REUTERS/Ganoo Essa

    Susana Masjidil Haram yang kosong setelah pemerintah Arab Saudi menunda umrah untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Mekah, Arab Saudi, 6 Maret 2020. REUTERS/Ganoo Essa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Luar Negeri RI meyakinkan Arab Saudi belum memberikan keputusan resmi apakah pelaksanaan ibadah haji 2020 tetap berlanjut atau tidak menyusul penyebaran virus corona. Kedutaan Besar RI di Riyadh, Arab Saudi dan kantor Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, terus memantau perkembangan virus corona atau COVID-19.

    “Sampai Selasa (31 Maret 2020), belum ada keputusan resmi dari Pemerintah Arab Saudi, haji lanjut atau tidak. Pada waktunya nanti, akan disampaikan,” kata Ahmad Rizal Purnama, Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Rabu, 1 April 2020.

    Sejumlah umat muslim berdoa berada dekat Kabah saat melaksanakan ibadah haji di Mekah, Arab Saudi, 8 Agustus 2019. REUTERS/Waleed Ali

    Sebelumnya pada awal bulan ini Arab Saudi telah menghentikan sementara pelaksanaan ibadah umrah menyusul kekhawatiran penyebaran virus corona di kota-kota suci yang ada di Arab Saudi. Namun Kementerian urusan Haji dan Umrah Arab Saudi pada Selasa, 31 Maret 2020, meminta agar umat Islam agar menunggu kejelasan soal pandemik virus corona sebelum merencanakan berangkat haji.

    Situs pemberitaan aljazeera.com mewartakan sekitar 2,5 juta umat Islam dari seluruh dunia diperkirakan akan melakukan ibadah haji yang terfokus di Kota Mekah dan Madinah. Ibadah haji diperkirakan akan berlangsung pada akhir Juli 2020. Datangnya umat Islam yang ingin menunaikan ibadah haji ke Mekah juga telah menjadi salah satu sumber pemasukan Kerajaan Arab Saudi.

    “Arab Saudi sangat siap menyambut para jamaah haji dan mereka yang ingin melakukan umrah. Namun dalam situasi seperti sekarang ini ketika kita membicarakan pandemik global, Kerajaan Arab Saudi sangat ingin melindungi kesehatan umat Muslim dan warga negara. Jadi, kami telah meminta saudara-saudara Muslim kami di seluruh dunia untuk menunggu sebelum berangkat haji sampai situasi ini menjadi jelas,” kata Menteri urusan Haji dan Umrah Mohammed Saleh Benten.

    Selain sudah menangguhkan sementara pelaksanaan ibadah umrah, Arab Saudi juga telah menghentikan sementara penerbangan internasional dan pada akhir pekan lalu, negara itu menutup pintu keluar-masuk kota-kota di Arab Saudi seperti Mekah dan Madinah.       


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.