Krisis APD Corona, Dokter Italia Ubah Alat Selam Jadi Masker

Sejumlah petugas medis tengah merawat seorang pasien yang terjangkit virus Corona secara intensif di rumah sakit San Raffaele di Milan, Italia, 27 Maret 2020. Dalam waktu sekitar dua hari, total kasus Corona COVID-19 di seluruh dunia melonjak dari 400.000 menjadi 500.000 kasus. REUTERS/Flavio Lo Scalzo

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah dokter di Italia dan Spanyol menggunakan masker selam scuba untuk merawat pasien virus Corona dan sebagai masker medis karena kekurangan alat perlindungan diri (APD).

Dengan ventilator yang menipis, sebuah rumah sakit yang putus asa di bagian utara Italia itu sedang mencoba sesuatu yang baru, yakni masker scuba yang dimodifikasi. Sementara dokter di Spanyol menggunakan masker selam scuba sebagai masker medis.

Dokter di Rumah Sakit Maggiore di Parma, Italia, menggunakan printer 3D untuk memodifikasi masker sehingga mereka terhubung ke oksigen. Ini adalah pengaturan cepat yang dimodifikasi oleh Dr. Franceso Minardi mirip dengan masa perang.

"Anda bisa mengubah masker selam menjadi ventilator?" tanya reporter CBS News, 29 Maret 2020.

"Ya," kata Minardi. "Kami mulai kemarin."

Salah satu inovator modifikasi masker selam scuba ini adalah seorang insinyur. Federico Acosta adalah seorang insinyur, dan pendiri Custom Surgical, sebuah perusahaan Jerman yang berspesialisasi dalam memproduksi peralatan medis. Kurang dari seminggu yang lalu, Dr David Kohn, seorang dokter di Cile, menghubungi Acosta dengan sebuah ide, yakni untuk membuat lampiran cetak 3D yang dapat menghubungkan respirator antivirus ke masker selam scuba yang dapat menawarkan solusi di tengah berkurangnya persediaan respirator dan medis. topeng.

"Kami menghentikan semua proyek yang sedang kami kerjakan di perusahaan dan mulai mengerjakan ini," kata Acosta mengatakan kepada Euronews. "Tim enam orang telah bekerja tanpa henti selama beberapa hari terakhir tetapi penerimaan gagasan itu luar biasa."

Masker selam scuba dan kacamata snorkeling tersedia di Amazon dan diproduksi oleh perusahaan seperti raksasa olahraga Decathlon, sementara tim Acosta telah membuat desain mereka tersedia secara bebas, dan mendorong mereka yang memiliki printer 3D untuk membuat lampiran dan memberikannya ke rumah sakit yang kekurangan peralatan pelindung.

"Masker selam scuba adalah sesuatu yang dapat dimodifikasi oleh siapa saja, dan itulah alasan mengapa kami menerapkannya dengan perangkat jenis ini," katanya. "Ketika pasien menghembuskan napas, udara melewati filter ini untuk melindungi orang lain agar tidak terinfeksi."

Namun, masker ini belum diuji kualitasnya di laboratorium.

"Kami tidak dapat menjamin bahwa masker scuba tidak dapat ditembus," tegasnya. "Tentu saja, kami tidak dapat pergi ke lab sekarang dan menjamin bahwa virus akan menembus atau tidak, tetapi kami benar-benar percaya bahwa itu lebih baik daripada menggunakan masker biasa."

Sejumlah pihak di negara-negara seperti Kolombia, Cile, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Jerman, Kanada, tertarik dengan proyek masker scuba untuk perawatan virus Corona, yang menurut Acosta mampu membantu memecahkan masalah logistik APD.






Indonesia Rundingan dengan Negara di Afrika untuk Ekspor Vaksin Covid-19 Buatan Nusantara

4 jam lalu

Indonesia Rundingan dengan Negara di Afrika untuk Ekspor Vaksin Covid-19 Buatan Nusantara

Indonesia sedang dalam tahap pembicaraan dengan beberapa negara Afrika, termasuk Nigeria untuk mengekspor vaksin COVID-19 buatan dalam negeri.


Inilah yang Harus Dilakukan saat Terkena Gas Air Mata

2 hari lalu

Inilah yang Harus Dilakukan saat Terkena Gas Air Mata

Gas air mata banyak menyebabkan iritasi. Berikut hal-hal yang dapat dilakukan bila terkena gas air mata.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

7 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

8 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Daftar 4 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

9 hari lalu

Daftar 4 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi atau SIM Keliling di lima titik Jakarta, Rabu, 28 September 2022.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

10 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

11 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

16 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

17 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Kapan Kita Boleh Lepas Masker?

22 hari lalu

Kapan Kita Boleh Lepas Masker?

Pakar menyebut kemungkinan orang dapat melepas masker di ruang terbuka, termasuk persentase vaksinasi booster bila sudah tinggi.