Waspada Virus Corona, Rusia Memperketat Aturan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin mengenakan pakaian pelindung saat mengunjungi rumah sakit yang merawat pasien virus Corona, RS Kommunarka di Moskow, Rusia, 24 Maret 2020. Berdasarkan data terkini, jumlah pasien positif corona di Rusia sebanyak 495 kasus virus, di mana 1 pasien di antaranya meninggal dunia. Sputnik/Alexey Druzhinin/Kremlin via REUTERS

    Presiden Rusia Vladimir Putin mengenakan pakaian pelindung saat mengunjungi rumah sakit yang merawat pasien virus Corona, RS Kommunarka di Moskow, Rusia, 24 Maret 2020. Berdasarkan data terkini, jumlah pasien positif corona di Rusia sebanyak 495 kasus virus, di mana 1 pasien di antaranya meninggal dunia. Sputnik/Alexey Druzhinin/Kremlin via REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaRusia terhitung mulai Senin, 30 Maret 2020 akan memperketat pengecekan di pos-pos perbatasan demi menekan penyebaran virus corona atau COVID-19 di seluruh Negeri Beruang Merah itu. Mobil, kereta dan pejalan kaki, akan diperiksa saat melintasi perbatasan menyusul rencana pemberlakuan lockdown.

    Otoritas mengatakan langkah ini bersifat sementara. Namun belum memberikan sinyalemen kapan perbatasan akan dibuka secara bebas lagi. Larangan ini belum berlaku bagi para diplomat atau anggota delegasi suatu negara yang akan meninggalkan Rusia.

    Presiden Rusia Vladimir Putin mengenakan pakaian pelindung saat mengunjungi rumah sakit yang merawat pasien virus Corona, RS Kommunarka di Moskow, Rusia, 24 Maret 2020. Dalam kunjungan tersebut, Putin memuji para dokter di RS Kommunarka atas tugas mereka dalam menangani pasien COVID-19. Sputnik/Alexey Druzhinin/Kremlin via REUTERS

    Para sopir truk warga negara Rusia yang melayani rute internasional, awak kereta dan awak kapal kapal laut diperbolehkan pulang ke rumah mereka di Rusia. Pengecualian juga diberikan bagi para penduduk Laut Baltik serta mereka yang memegang paspor Rusia yang ada di Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk yang ada di timur Ukraina.

    Dikutip dari rt.com, Rusia telah membuat kebijakan besar-besaran dalam mencegah penyebaran virus corona, termasuk membatalkan semua penerbangan reguler dan carther, baik itu penerbangan internasional maupun di dalam negeri.

    Terhitung mulai pekan depan, Rusia memberlakukan libur nasional namun tetap digaji, karyawan yang tidak punya peran vital diminta tidak meninggalkan rumah. Masyarakat diimbau agar tetap berada di rumah. Restoran, taman, bioskop dan tempat-tempat lain dimana bisa mengundang orang berkumpul akan ditutup.

    Di Rusia, kasus virus corona tercatat 1.264. Jumlah itu naik, dimana dalam tempo 24 jam ada 228 kasus baru virus COVID-19. Dari total kasus tersebut, sebanyak 7 pasien virus corona meninggal.    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.