Balita Penderita Leukimia di Malaysia Tertular Virus Corona

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhammad Fateh Aqil Mohd Nazmee, 2 tahun, tertular virus corona dari salah satu anggota keluarga. sumber: Facebook/Persatuan Sokongan Anak-Anak Kanser - Pesona/asiaone.com

    Muhammad Fateh Aqil Mohd Nazmee, 2 tahun, tertular virus corona dari salah satu anggota keluarga. sumber: Facebook/Persatuan Sokongan Anak-Anak Kanser - Pesona/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Muhammad Fateh Aqil Mohd Nazmee, balita 2 tahun yang menderita leukimia di Malaysia tertular virus corona atau COVID-19. Kondisi ini telah membuat Fateh gagal menjalani perawatan kemoteraphi di Rumah Sakit Universitas Sains Malaysia di Kubang Kerian.

    “Kami berharap masyarakat mau mendoakan atas kesembuhan Fateh dan dia bisa melanjutkan perjuangannya melawan penyaktinya (leukimia),” tulis Rumah Sakit Universitas Sains Malaysia di Facebook, Selasa, 24 Maret 2020.

    Dikutip dari asiaone.com, Fateh diketahui positif terjangkit virus corona saat dia melakukan tes darah. Balita itu bisa tertular virus corona atau COVID-19 dari seorang anggota keluarganya. Fateh saat ini menjalani perawatan untuk penyembuhan COVID-19 di Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II di Kota Baru.

    Situs reuters.com mewartakan sumber di Kementerian Kesehatan Malaysia pada Sabtu, 28 Maret 2020 memproyeksi virus corona di negara itu akan mengalami kenaikan pada pertengahan April 2020. Malaysia saat ini sudah memberlakukan lockdown.

    Kasus virus corona di Malaysia yang terkonfirmasi dalam dua pekan terakhir naik dua kali lipat menjadi 2.320 kasus atau tertinggi di Asia Tenggara. Dari jumlah tersebut, 27 orang berakhir dengan kematian. Otoritas Malaysia sudah melarang dilakukannya perjalanan dan mengurangi aktivitas ruang gerak masyarakat hingga 14 April 2020 demi mencegah penyebaran virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.