Virus Corona, Presiden Turki Tutup Penerbangan Internasional

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Turkish Airlines. REUTERS/Osman Orsal

    Pesawat Turkish Airlines. REUTERS/Osman Orsal

    TEMPO.CO, Jakarta - Turki akan menangguhkan seluruh penerbangan internasional sebagai bagian dari upaya menekan penyebaran virus corona. Keputusan itu disampaikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat, 27 Maret 2020 setelah kasus meninggal karena virus corona atau COVID-19 di Turki naik menjadi 92 orang.

    “Seluruh penerbangan internasional telah dibekukan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan,” kata Erdogan, seperti dikutip dari aa.com.tr.

    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.[Presidential Press Office / Handout via REUTERS]

    Untuk penerbangan domestik atau antar kota, Erdogan menekankan hal itu harus mendapat izin dari otoritas lokal. Selain menutup penerbangan internasional, Pemerintah Turki meyakinkan telah menyiapkan tempat-tempat perawatan intensif dan meningkatkan produksi respirator, yakni alat yang digunakan para penggunanya dari udara berbahaya.  

    “Jika kita semua melakukan langkah-langkah pencegahan ini, kami yakin kita bisa mengatasi masalah ini,” kata Erdogan, sambil menyerukan masyarakat agar tidak panik dan bersikap tenang.

    Virus corona atau yang disebut juga COVID-19 diduga menyebar pertama kali di Kota Wuhan, Cina. Data Universitas Johns Hopkins menyebut virus mematikan ini sudah menyebar di 175 negara dan territorial.

    Data memperlihatkan pula lebih dari 585 ribu kasus virus corona di seluruh dunia. Korban meninggal akibat serangan virus ini lebih dari 26.800 orang dan 129.800 orang berhasil sembuh. Italia, Cina, Iran dan Spanyol telah menjadi negara-negara di dunia yang paling terpukul dengan wabah virus corona ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.