Anak-anak Paling Menderita dengan Meningkatnya Kemiskinan di AS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Washington: Lebih dari 37 juta rakyat Amerika hidup dalam kemiskinan dan hampir 46 juta tidak memiliki asuransi kesehatan. Dari jumlah itu, anak-anak menjadi korban yang paling menderita.

    Laporan tahunan Biro Sensus kemarin menunjukkan 37,3 juta rakyat Amerika hidup dalam kemiskinan di Amerika Serikat tahun 2007, meningkat dari 36,5 juta orang di tahun 2006.

    Sementara jumlah warga miskin meningkat, jumlah warga yang tidak memiliki asuransi kesehatan menurun jadi 45,7 juta orang di tahun 2007 dari 47 juta orang di tahun 2006 sebagaimana ditunjukkan "Laporan Pendapatan, Kemiskinan dan Cakupan Asuransi Kesehatan".

    "Apa yang dilaporkan itu menunjukkan ada beberapa perubahan, namun sangat kecil," kata Paul Fronstin, peneliti di Employee Benefits Research Institute.

    "Ini bukan kemajuan. Perubahan-perubahan itu tidak signifikan dan kita akan membutuhkan 10 tahun untuk dapat mengatakan adanya kemajuan," ujarnya.

    "Jika anda melihat angka-angka itu, ada kabar buruk dalam cerita itu," ujar Kathleen Stoll, wakil direktur eksekutif Families USA, LSM yang memberikan penyuluhan perawatan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi warga AS.

    Meningkatnya biaya hidup, pengangguran, dan situasi perekonomian yang berat di AS memaksa banyak keluarga dengan banyak anak memasuki golongan pendapatan rendah, "dan bahkan menjadi miskin sehingga mereka masuk dalam jaring pengaman program kesehatan negara," ujarnya.

    Laporan Biro Sensus menunjukkan persentase warge Amerika yang ditanggung oleh asuransi kesehatan negara meningkat jadi 83 juta tahun lalu dari 80 juta tahun 2006, atau dari naik dari 27,8 persen dari 27 persen.

    Sementara persentase warga AS yang ditanggung asuransi kantor, jumlah terbesar untuk Amerika, jatuh dari 59,7 persen tahun 2006 menjadi 59,3 persen tahun lalu, dengan jumlah secara statistik tidak berubah di angka 177 juta.

    Standar kemiskinan ditetapkan dengan pendapatan US$ 21 ribu untuk empat anggota keluarga. Namun, para ahli mengatakan standar yang ditetapkan tahun 1960 itu telah kedaluwarsa.

    AFP/Erwin Z


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.