Diimbau Tak Keluar Rumah, Warga Tokyo Panic Buying

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sepi Bandara Haneda atas mewabahnya Virus Corona di Tokyo, Jepang, 14 Maret 2020. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Suasana sepi Bandara Haneda atas mewabahnya Virus Corona di Tokyo, Jepang, 14 Maret 2020. REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.CO, Jakarta - Antrian panjang terlihat di beberapa supermarket dan toko-toko di Tokyo, Jepang pada Jumat, 27 Maret 2020. Antrian yang mengular itu terjadi setelah Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, menyerukan agar masyarakat tidak keluar rumah untuk menekan penyebaran virus corona.

    Sebelumnya pada Rabu, 25 Maret 2020, Gubernur Koike memohon kepada seluruh masyarakat Tokyo agar menahan diri agar tidak melakukan hal-hal yang tidak mendesak atau tidak penting sampai 12 April 2020, khususnya pada setiap akhir pekan. Imbauan ini membuat masyarakat Tokyo langsung memborong banyak makanan seperti mi instan, beras


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.