Diplomat Senior Inggris di Hungaria Meninggal karena Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Kepala Misi Diplomatik Kedubes Inggris di Budapest, Steven Dick, meninggal karena virus Corona di Hungaria, 24 Maret 2020.[Sky News]

    Wakil Kepala Misi Diplomatik Kedubes Inggris di Budapest, Steven Dick, meninggal karena virus Corona di Hungaria, 24 Maret 2020.[Sky News]

    TEMPO.CO, Jakarta - Diplomat senior Inggris yang bertugas di Kedutaan Besar Inggris di Hungaria meninggal karena virus Corona atau COVID-19.

    Departemen Luar Negeri Inggris mengatakan Steven Dick, yang berusia 37 tahun, bertugas sebagai Wakil Kepala Misi Diplomatik Kedubes Inggris di Budapest.

    "Dia meninggal pada Selasa setelah terinfeksi COVID-19." menurut pernyataan kantor Departemen Luar Negeri Inggris, dikutip dari CNN, 26 Maret 2020.

    "Saya sangat sedih dengan berita kematian Steven dan saya menyampaikan berlasungkawa kepada orang tuanya Steven dan Carol," kata Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab

    "Steven adalah seorang diplomat yang berdedikasi dan mewakili negaranya dengan keterampilan dan semangat yang hebat. Dia akan dirindukan oleh semua orang yang mengenalnya dan bekerja dengannya."

    Dick bergabung dengan Departemen Luar Negeri pada 2008 dan juga bekerja di kedutaan besar Inggris di Riyadh dan Kabul, menurut biografinya di situs web pemerintah Inggris.

    Perannya sebagai Wakil Kepala Misi Diplomatik Inggris membuatnya menjadi penasihat utama untuk Duta Besar Inggris untuk Hungaria, Iain Lindsay. Dick juga pernah bekerja di Departemen Digital, Budaya, Media, dan Olahraga pemerintah Inggris.

    Duta besar Inggris untuk Hungaria, Iain Lindsay, mengatakan dia telah bekerja dengan Dick sejak Oktober lalu.

    "Steven adalah seorang kolega dan teman yang baik yang telah membuat kesan luar biasa di Hungaria sejak kedatangannya Oktober lalu dengan kehangatan pribadinya dan profesionalisme semata-mata, tak terkecuali Hungaria yang luar biasa," katanya, dikutip dari Sky News.

    "Kami akan sangat merindukannya," kata Iain Lindsay.

    Menurut data Johns Hopkins University, lembaga AS yang melacak pandemi virus Corona di seluruh dunia, hingga Rabu ada 226 kasus virus Corona yang dikonfirmasi di Hungaria dengan 10 kematian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.