Amerika Libatkan Militer Tangani Wabah Virus Corona

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mark Esper, Menteri Perrtahanan AS yang baru resmi menjabat.

    Mark Esper, Menteri Perrtahanan AS yang baru resmi menjabat.

    TEMPO.COWashington – Pemerintah Amerika Serikat melibatkan militer untuk ikut menangani wabah virus Corona.

    Militer sedang mempersiapkan rumah sakit lapangan di Seattle dan New York, yang terkena wabah ini cukup parah.
    Militer juga sedang mempersiapkan unit yang akan dikerahkan ke lapangan untuk membantu tim medis sipil, yang telah bertugas.

    “Sabuah kapal rumah sakit dalam pelayaran menuju Los Angeles dan satu lagi menuju Kota New York dengan kapasitas sekitar seribu tempat tidur untuk pasien,” begitu dilansir Reuters pada Rabu, 25 Maret 2020.

    Tim dari Army Corps of Engineers sedang bekerja di New York untuk menambah jumlah tempat tidur bagi pasien.

    “Korps sedang menjajaki kemungkinan mengubah 10 ribu kamar di New York terutama di hotel dan asrama kampus,” begitu dilansir Reuters.

    Menteri Pertahanan AS, Mark Esper, militer akan menambah jumlah tenaga jika diminta negara bagian New York, yang menjadi episentrum wabah virus Corona di AS.

    Secara nasional, jumlah warga yang terinfeksi virus Corona di AS mencapai sekitar 68 ribu orang. Jumlah korban meninggal hingga Rabu mencapai sekitar 1.000 orang.

    Pentagon juga merilis dana 227 orang anggota pasukan terinfeksi virus Corona ini.

    “Kami menunggu sinyal jika mereka menginginkan kami mengirim bantuan ke New York,” kata Esper, yang berkoordinasi dengan Federal Emergency Management Agency.

    Saat ini, ada sekitar 10.700 anggota pasukan Garda Nasional yang mendukung negara-negara bagian untuk melawan virus Corona. Jumlah ini, menurut kepala pasukan Garda Nasional, bisa bertambah menjadi puluhan ribu.

    Wabah virus Corona ini menyebar di ibu kota Wuhan, Provinsi Cina bagian tengah sejak Desember 2020. Seperti dilansir Channel News Asia, wabah ini diduga menyebar dari pasar hewan di kota itu dan menjangkiti warga. Sebanyak 198 negara telah terkena wabah ini dengan jumlah infeksi mencapai lebih dari 441 ribu orang  dengan korban jiwa lebih dari 20 ribu orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.