Wabah Virus Corona, New York Tutup Ruas Jalan

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan di jalan 34th Street dan 11 ave, kota New York, Amerika Serikat, 21 Maret 2020.[New York Post/Daniel William McKnight]

    Pemandangan di jalan 34th Street dan 11 ave, kota New York, Amerika Serikat, 21 Maret 2020.[New York Post/Daniel William McKnight]

    TEMPO.CONew York – Gubernur New York, Andrew Cuomo, mengumumkan langkah penanganan wabah virus Corona dengan menutup jalan di sejumlah ruas, yang sebenarnya relatif sudah sepi lalu lintas kendaraan.

    Ini untuk memberi ruang lebih luas bagi para pejalan kaki untuk mempraktekkan jaga jarak diantara sesama mereka dengan social distancing.

    “Kedekatan kita membuat kita semua menjadi rentan,” kata Cuomo seperti dilansir Reuters pada Rabu, 25 Maret 2020.

    Cuomo mengatakan petugas akan melarang kegiatan olah raga di taman kota seperti bermain bola basket. Dia juga merasa khawatir dengan jumlah penduduk yang relatif padat di negara bagian ini. Jumlah populasi New York mencapai sekitar 8.6 juta orang. 

    Saat ini, sekitar 30.800 orang terbukti terinfeksi virus Corona di negara bagian New York. Dari jumlah itu, sekitar 17.800 orang berada di Kota New York.

    Jumlah korban meninggal di negara bagian ini mencapai 280 orang dengan penambahan 81 orang.

    Jumlah korban terinfeksi virus Corona di negara bagian New York mencapai sekitar setengah dari total nasional. Ini diikuti oleh negara bagian California, yang pada pekan memerintahkan toko dan warga untuk tinggal di rumah sebanyak mungkin.

    Hingga Rabu pekan ini, 21 gubernur, yang mewakili lebih dari setengah total populasi AS yang berjumlah 330 juta orang, telah menerapkan larangan serupa.

    Ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus antar orang dengan membatasi kegiatan yang melibatkan banyak orang.

    Secara nasional, jumlah warga yang terinfeksi virus Corona di AS mencapai sekitar 68 ribu orang. Jumlah korban meninggal hingga Rabu mencapai sekitar 1.000 orang.

    Wabah virus Corona ini menyebar di ibu kota Wuhan, Provinsi Cina bagian tengah sejak Desember 2020. Seperti dilansir Channel News Asia, wabah ini diduga menyebar dari pasar hewan di kota itu dan menjangkiti warga. Sebanyak 198 negara telah terkena wabah ini dengan jumlah infeksi mencapai lebih dari 441 ribu orang  dengan korban jiwa lebih dari 20 ribu orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.