Virus Corona, Raja Salman Lockdown Riyadh, Mekkah, Madinah

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jumlah pasien virus corona di Arab Saudi per Sabtu, 14 Maret 2020 bertambah jadi 103 orang. Sumber: Reuters/english.alarabiya.net

    Jumlah pasien virus corona di Arab Saudi per Sabtu, 14 Maret 2020 bertambah jadi 103 orang. Sumber: Reuters/english.alarabiya.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Raja Salman menyetujui aturan tambahan untuk membatasi penyebaran virus Corona dengan memberlakukan Lockdown di Riyadh, Mekkah, dan Madinah.

    Lockdown di Riyadh, Mekkah, dan Madinah diberlakukan mulai besok jam 3 sore waktu setempat hingga jam malam berakhir.

    "Warga dari tiga wilayah di Kerajaan dilarang pergi atau pindah ke wilayah lain," ujar pernyataan pers dari kantor berita Arab Saudi, SPA.

    "Dilarang untuk masuk dan pergi ke kota ini (Riyadh, Mekkah, dan Madinah) sesuai dengan batas yang ditentukan oleh otoritas terkait."

    Menurut laporan Arab News, 25 Maret 2020, larangan perjalanan akan efektif berlaku mulai besok jam 3 sore waktu setempat hingga jam malam yang diberlakukan berakhir.

    Jam malam juga akan diberlakukan lebih lama di tiga kota ini yang dimulai dari jam 3 sore denan perintah kerajaan lebih awal.

    Perintah memperpanjang jam malam atau jam malam seharian penuh di kota lainnya diserahkan pada pemimpim kota dengan mendengarkan saran dari otoritas kesehatan.

    Penularan virus Corona di Arab Saudi terus bertambah. Jumlah pasien tewas bertambah menjadi dua orang dan terdapat 133 kasus baru hingga total kasus infeksi Corono menjadi 900 kasus. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.