Angka Kematian karena Virus Corona Naik Saat Inggris Lockdown

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria melihat rak daging segar yang kosong setelag semakin meluasnya virus corona atau Covid-19 di London, Inggris, 15 Maret 2020. Korban tewas akibat virus corona di seluruh dunia mencapai 6.516 kasus.REUTERS/Henry Nicholls

    Seorang pria melihat rak daging segar yang kosong setelag semakin meluasnya virus corona atau Covid-19 di London, Inggris, 15 Maret 2020. Korban tewas akibat virus corona di seluruh dunia mencapai 6.516 kasus.REUTERS/Henry Nicholls

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah kematian akibat virus corona di Inggris pada Selasa, 24 Maret 2020, naik 87 orang. Dengan begitu, total ada 422 kasus virus corona atau COVID-19 yang berujung dengan kematian di negara itu.   

    Kenaikan tersebut yang terbesar sejak krisis virus corona menyebar di Inggris. Kenaikan itu juga terjadi persis di hari pertama Inggris memberlakukan lockdown secara nasional.

    Pandangan sepi di sekitar patung Winston Churchill dan Big Ben di Westminster saat penyebaran penyakit virus Corona (COVID-19) berlanjut, di London, Inggris, 19 Maret 2020. [REUTERS / Hannah McKay]

    Dikutip dari reuters.com, kendati Inggris berstatus lockdown saat ini, transportasi umum di Ibu Kota London masih terlihat sibuk pada jam-jam kantor. Jalanan Kota London juga masih ramai dilewati orang ditengah kebingungan atas imbauan pemerintah kepada para pekerja.

    Inggris berstatus lockdown dalam tiga pekan ke depan. Pengumuman ini disampaikan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang ditujukan untuk menghentikan penyebaran virus corona, dimana Badan Layanan Kesehatan Inggris atau NHS mulai kewalahan.

    “Langkah yang kami ambil ini bukan imbauan, namun ini sebuah aturan yang harus dipatuhi, termasuk dengan melibatkan polisi,” kata Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock.

    Hancock mengumumkan pihaknya akan membuat sebuah rumah sakit sementara pada pekan depan di Excel Centre, yakni sebuah ruangan raksasa di wilayah timur London, yang biasanya digunakan untuk acara pameran perdagangan dan acara-acara sejenisnya.

    Hancock menyakinkan dengan bantuan para dokter di NHS, Inggris akan memiliki kapasitas yang diperlukan sehingga semua orang bisa mendapatkan dukungan yang diperlukan. Aparat Kepolisian Transportasi Inggris akan dikerahkan ke stasiun-stasiun kereta di penjuru Inggris untuk mengingatkan masyarakat terhadap imbauan pemerintah agar hanya keluar rumah untuk hal yang mendesak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.