Virus Corona, Tokyo Jadi Episentrum di Jepang

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sepi Bandara Haneda atas mewabahnya Virus Corona di Tokyo, Jepang, 14 Maret 2020. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Suasana sepi Bandara Haneda atas mewabahnya Virus Corona di Tokyo, Jepang, 14 Maret 2020. REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.COTokyo – Ibu kota Tokyo, Jepang, menjadi pusat penyebaran wabah virus Corona setelah meningkatnya jumlah kasus infeksi dibandingkan negara tetangga.

    Tokyo melaporkan 17 kasus baru infeksi virus Corona pada Selasa seperti dilansir media penyiaran NHK dan dikutip Reuters pada Rabu, 25 Maret 2020.

    “Ini membuat jumlah kasus infeksi baru virus Corona di Tokyo mencapai 171 kasus mengalahkan Hokkaido, yang awalnya mencatatkan kasus infeksi paling banyak,” begitu dilansir NHK.

    Seorang pria yang mengenakan masker saat mewabahnya virus corona melewati patung lambang Olimpiade di Tokyo, Jepang, 6 Maret 2020. Pesta olahraga terbesar di dunia ini berpotensi diundur hingga akhir tahun, sejumlah event ujicoba telah ditunda dan upacara pengambilan api Obor Olimpiade akan dilaksanakan tanpa penonton. REUTERS/Stoyan Nenov

    Jumlah kasus infeksi virus Corona di Jepang meningkat menjadi 1.214 hingga Rabu pagi. 43 orang meninggal akibat sakit radang paru-paru yang disebabkan virus ini. Angka ini tidak termasuk 712 kasus infeksi virus Corona dari sebuah kapal pesiar yang berlabuh di Tokyo pada bulan lalu.

    Merebaknya wabah virus Corona di Jepang membuat pemerintah dan Komite Olimpiade Internasional atau IOC menunda pelaksanaan pesta olah raga Tokyo 2020 Olympics hingga 2021.

    Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, mengatakan pemerintah daerah akan melakukan isolasi atau lockdown jika terjadi ledakan kasus infeksi baru.

    Koike meminta warga untuk menahan diri melakukan aktivitas di luar ruangan atau social distancing. Dia mengatakan tiga pekan ke depan menjadi masa kritis apakah Tokyo akan melihat lonjakan kasus infeksi baru virus Corona ini atau tidak.

    Sedangkan Hokkaido telah mengakhiri masa darurat setelah mencatat 163 kasus infeksi baru virus Corona.

    Reuters melansir jumlah kasus infeksi virus Corona telah melonjak menjadi 420 ribu orang di 196 negara dengan 19 ribu orang meninggal.

    Cina, Amerika Serikat, Italia dan Iran menjadi pusat penyebaran baru virus Corona ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.