Tekan Wabah Corona, India Memilih Lockdown Selama 3 Minggu

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sepi di sebuah mall setelah pemerintah Gujarat melarang  pertemuan di ruang publik setelah meluasnya virus corona atau Covid-19 di Ahmedabad, India, 16 Maret 2020. REUTERS/Amit Dave

    Suasana sepi di sebuah mall setelah pemerintah Gujarat melarang pertemuan di ruang publik setelah meluasnya virus corona atau Covid-19 di Ahmedabad, India, 16 Maret 2020. REUTERS/Amit Dave

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah India akhirnya memutuskan melakukan karantina wilayah secara total atau total lockdown untuk menekan penyebaran wabah Corona. Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyatakan lockdown akan dilakukan selama 21 hari sejak Selasa, 24 Maret 2020.

    “Akan ada pelarangan total kepada masyarakat untuk keluar rumah,” kata Modi dikutip dari Reuters, Rabu, 25 Maret 2020.

    India negara dengan 1,3 miliar penduduk melakukan lockdown untuk menekan penyebaran virus Corona. Sejauh ini India melaporkan ada 482 kasus positif Corona, dengan sembilan kasus meninggal.

    Pemerintah India hanya mengizinkan sebagian layanan publik tetap beroperasi, seperti air, listrik, rumah sakit, pemadam kebakaran dan toko bahan makanan. Semua toko lainnya, pabrik, kantor, pertokoan akan ditutup.

    Layanan transportasi umum juga akan dihentikan sementara. Begitu juga dengan pembangunan gedung. 

    REUTERS | ROSSENO AJI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.