Remaja Aktivis Iklim Greta Thunberg DidugaTerserang Virus Corona

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Greta Thunberg, remaja aktivis perubahan iklim, 17 tahun, mengatakan dirinya sepertinya terjangkit virus Corona dan kini mengisolasi diri di rumah.

    Thunberg mengisolasi diri bersama ayahnya, Svanta Thunberg yang justru menderita parah karena terjangkit virus Corona.

    Keduanya tertular virus mematikan itu ketika melakukan perjalanan ke Eropa tengah Maret ini.

    "Selama dua pekan terakhir saya telah mengisolasi diri dan kemudian saya terjangki virus itu," kata Thunberg sebagaimana dilaporkan Daily Mail, 24 Maret 2020.

    "Saya kembali ke rumah dari Eropa tengah dan kemudian mengisolasi diri saya dari sejak awal, karena saya pikir saya boleh jadi karena saya di kereta sehingga saya tidak mau orang lain berisiko," ujarnya.

    Dibandingkan ayahnya, gejala sakit yang diderita remaja ini tidak seintens yang dirasakan ayahnya.

    Thurnberg awalnya tidak merasakan gejala awal seperti demam, sakit batuk dan lainnya.

    Beberapa hari kemudian setelah mengisolasi diri di rumah Thunnberg merasakan lelah tidak seperti biasanya, dan sedikit batuk.

    "Itu karena saya tidak dalam kelompok beresiko, saya tidak mengganggapnya sangat serius. Juga sangat berbahaya karena anda tidak tahu telah mengidapnya," ujar Thunberg menjelaskan pengalamannya merasakan dampak virus Corona.

    Di Swedia, ujar Thunberg, pasien tidak dibolehkan melakukan tes Covid-19 kecuali perawatan rumah sakit memerlukannya. Itu sebabnya Greta Thunberg tidak begitu yakin terjangkit virus Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.