Polisi Malaysia Tangkap 28 Orang Langgar Larangan Ke Luar Rumah

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas polisi melepaskan sebuah drone, untuk mengingatkan warga agar tetap di rumah guna mengurangi wabah Virus Corona di Kuala Lumpur, Malaysia, 24 Maret 2020. REUTERS/Lim Huey Teng

    Petugas polisi melepaskan sebuah drone, untuk mengingatkan warga agar tetap di rumah guna mengurangi wabah Virus Corona di Kuala Lumpur, Malaysia, 24 Maret 2020. REUTERS/Lim Huey Teng

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi Malaysia menangkap 28 orang yang tidak mematuhi perintah membatasi pergerakan untuk mengendalikan penularan virus Corona atau MCO.

    Menteri Senior Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengatakan, ada sebanyak 685 laporan dipelajari dan 46 kasus sedang diselidiki sejak perintah untuk tidak bepergian ke luar.

    "Saran kami adalah masyarakat mematuhi MCO untuk menghindari tindakan dan penangkapan polisi," kata Ismail Sabri hari ini sebagaimana dilaporkan The Star.

    Hari ini merupakan hari ketujuh dari 14 hari MCO diberlakukan di Malaysia. Malaysia menjadi negara terbanyak kasus virus Corona di Asia Tenggara yakni mencapai 1.624 kasus, 15 orang tewas, dan 183 orang dinyatakan sembuh.

    Selain menangkap orang yang tidak patuh pada MCO, Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia menyelidiki 85 kasus berita bohong mengenai virus Corona atau Covid-19.

    Sebanyak 6 orang telah dibawa ke pengadilan untuk disidang terkait berita bohong mengenai virus Corona.

    "Untuk mereka yang terbiasa menciptakan berita bohong, saya peringatkan anda untuk berhenti," tegas Ismail Sabri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.