Iran Tolak Bantuan AS Atasi Virus Corona, Khamenei: Itu Aneh

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Iran menolak tawaran Amerika Serikat untuk membantu memerangi pandemik virus Corona dengan menyebut tawaran itu sesuatu yang aneh.

    Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam pernyataannya yang ditayangkan televisi hari Minggu, menyebut musuh utama Iran adalah Amerika dan tidak dapat dipercaya untuk setiap uluran tangannya.

    "Beberapa kali Amerika menawarkan bantuan kepada kita untuk memerangi pandemik. Itu aneh karena anda menghadapi kegagalan di Amerika. Anda juga dituding pencipta virus ini," kata Khamenei, sebagaimana dilaporkan Reuters, 22 Maret 2020.

    "Saya tidak tahu apakah ini benar. Namun ketika ada tuduhan semacam ini, mampukah manusia bijak mempercayai anda dan menerima tawaran bantuan anda? Anda boleh jadi memberikan bantuan medis ke Iran untuk menyebarkan virus itu atau mengakibatkan dia ada selamanya," ujar Khamenei.

    Permusuhan Iran dan AS kembali memanas ketika Presiden Donald Trump keluar dari perjanjian nuklir Teheran tahun 2015 dan menjatuhkan sanksi terberat yang menghancurkan perekenomian Iran.

    Puncak amarah Khamenei ketika pemimpin tertinggi pasukan elit negara itu, Garda Revolusi, Jenderal Qassem Soleimani tewas diberondong roket dari drone militer AS di dekat bandara internasional Bagdad, Irak pada 3 Januari 2020. 

    Washington telah menawarkan bantuan kemanusiaan terhadap musuh bebuyutannya  yang diserang virus Corona. Sudah 1,685 orang tewas dan 21,638 orang terinfeksi Corona di Iran. AS sendiri tengah menghadapi pandemik virus Corona yang parah. Virus itu telah menjangkiti seluruh negara bagian AS. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.