Putin Perintahkan Militer Rusia Bantu Italia Atasi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berpakaian pelindung membawa peti mati pasien yang meninggal setelah terinfeksi virus corona Covid-19, menuju sebuah pemakaman di Bergamo, Italia, 16 Maret 2020. Jumlah korban meninggal karena virus Corona di Italia kini melampaui kematian di Cina, negara di mana COVID-19 berasal. REUTERS/Flavio Lo Scalzo

    Petugas berpakaian pelindung membawa peti mati pasien yang meninggal setelah terinfeksi virus corona Covid-19, menuju sebuah pemakaman di Bergamo, Italia, 16 Maret 2020. Jumlah korban meninggal karena virus Corona di Italia kini melampaui kematian di Cina, negara di mana COVID-19 berasal. REUTERS/Flavio Lo Scalzo

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Vladimir Putin memerintahkan militer Rusia terbang ke Italia untuk membantu memerangi pandemik virus Corona yang telah menewaskan hampir 5 ribu orang.

    Militer Rusia dijadwalkan terbang ke Italia hari Minggu, 22 Maret 2020 dengan membawa peralatan medis seperti kendaraan disinfektan bergerak dan beberapa ahli untuk membantu wilayah Italia yang paling parah diserang virus Corona.

    Putin berbicara melalui saluran telepon dengan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte Sabtu kemarin untuk menawarkan bantuan dan dukungan kepada Italia yang mengalami pandemik virus Corona terparah di Eropa. Bahkan jumlah kematian akibat virus ini mengalahkan jumlah kematian di Cina.

    Kementerian Pertahanan Rusia menjelaskan, beberapa pesawat akan membawa delapan kendaraan militer medis bergerak, kendaraan khusus disinfektan, dan perlengkapan media lainnya ke Italia hari ini.

    Rusia sendiri tidak terbebas dari pandemik global virus Corona. Rusia melaporkan hingga hari ini sudah 306 kasus virus Corona ditemukan, dan sebagian besar ada di Moscow. Satu pasien terinfeksi virus ini tewas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.