Waspada Virus Corona, Pasangan di India Diturunkan dari Kereta

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga negara India yang dievakuasi dari Wuhan akibat wabah virus corona berada di dalam bus saat tiba Bandara Internasional Indira Gandhi di New Delhi, India, 2 Februari 2020. REUTERS/Anushree Fadnavis

    Warga negara India yang dievakuasi dari Wuhan akibat wabah virus corona berada di dalam bus saat tiba Bandara Internasional Indira Gandhi di New Delhi, India, 2 Februari 2020. REUTERS/Anushree Fadnavis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan di India diturunkan di sebuah stasiun kereta di distrik Warangal, Telangana setelah dilaporkan baru pulang dari Bali, Indonesia, dan diminta menjalani karantina di bandara Shamshabad, India.

    Dikutip dari ndtv.com, pasangan itu diturunkan saat sedang menaiki sebuah kereta Rajdhani Express yang melaju dari Bengaluru menuju Hazrat Nizamuddin, Delhi. Keduanya seharusnya dikarantina dahulu, namun baru beberapa hari menjalani karantina mereka memutuskan untuk meninggalkan area karantina dan pergi ke Kota Delhi naik kereta.

    Yang terjadi kemudian, beberapa penumpang dalam kereta melihat ada stempel karantina di tangan mereka. Petugas kereta pemeriksa tiket lalu memberi tahu polisi tentang hal ini. Walhasil, pasangan itu lalu diturunkan di stasiun Kazipet dan dikirim ke Rumah Sakit MGM di Warangal dengan pengawalan ketat oleh tim medis.

    Gerbong kereta tempat pasangan itu naik segera dibersihkan di stasiun Kazipet, lalu dikunci.       

    “Dua penumpang dengan tanda diwajibkan menjalani karantina ditemukan hari ini berjalan-jalan menggunakan kereta Rajdhani jurusan Bengaluru dan Delhir. Mereka segera diturunkan dan gerbong tempat mereka dibersihkan. Warga negara diimbau menerapkan social distancing atau menjaga jarak dan menjalani perintah karantina,” tulis kereta Rajdhani Express.

    Rajdhani Express juga mematikan penyejuk udara dan kereta melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan pada pukul 11.30 siang. Ini bukan kejadian yang pertama penumpang kereta ketahuan tak menjalani permintaan karantina. Sejumlah penumpang yang ketahuan harusnya menjalani karantina, ternyata ada yang positif virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.