Angkatan Darat AS Siap Ubah 10.000 Kamar Jadi Karantina COVID-19

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria berjalan di stasium kereta bawah tanah Times Square 42nd St. yang sepi saat jam sibuk di New York, 16 Maret 2020. REUTERS/Brendan McDermid

    Seorang pria berjalan di stasium kereta bawah tanah Times Square 42nd St. yang sepi saat jam sibuk di New York, 16 Maret 2020. REUTERS/Brendan McDermid

    TEMPO.CO, Jakarta - Korps Insinyur Angkatan Darat AS akan mengubah 10.000 lebih kamar di New York untuk membantu mengatasi beban pada fasilitas medis akibat virus Corona atau COVID-19 yang menyebar cepat.

    Komandan Korps Insinyur Angkatan Darat AS, Letnan Jenderal Todd Semonite, mengatakan kepada wartawan pada Jumat di Pentagon bahwa Korps Angkatan Darat sedang mengubah kamar hotel, asrama perguruan tinggi, dan bahkan mungkin ruang besar untuk fasilitas tipe unit perawatan intensif.

    "Kita berbicara tentang lebih dari 10.000 kamar yang sedang kita lihat sekarang," kata Semonite, menambahkan bahwa Angkatan Darat akan membuat keputusan akhir yang akan dibuat oleh Badan Manajemen Darurat Federal.

    Menurut laporan New York Times, korps belum memutuskan di mana rumah sakit sementara itu berada, tetapi Jenderal Todd Semonite, komandan Korps, mengatakan bahwa para kandidat termasuk hotel kosong dan Javits Center di Far West Side, Manhattan.

    Gubernur New York, Andrew M. Cuomo, ingin Korps membantu membangun rumah sakit sementara, mengatakan bahwa ia percaya negara akan mengalami kekurangan tempat tidur rumah sakit, terutama tempat perawatan intensif.

    Jenderal Semonite langkah Korps untuk mengubah hotel kosong menjadi unit perawatan intensif, akan mencegah kontaminasi virus Corona keluar ruangan dan menyebar ke daerah sekitarnya.

    Hingga Jumat malam, para pejabat melaporkan 5.683 kasus virus Corona yang dikonfirmasi di New York City dan 43 kematian. Sebelumnya pada hari itu, para pejabat telah mencatat 5.151 kasus dan jumlah 29 kematian virus Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.