Hadapi Virus Corona, Trump Sebut Amerika Belum Butuh Lockdown

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Donald Trump menyampaikan pengarahan singkat tentang virus Corona di Gedung Putih di Washington, AS, 17 Maret 2020. [REUTERS / Jonathan Ernst]

    Presiden AS Donald Trump menyampaikan pengarahan singkat tentang virus Corona di Gedung Putih di Washington, AS, 17 Maret 2020. [REUTERS / Jonathan Ernst]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Donald Trump belum merasa butuh melakukan lockdown atau karantina berskala nasional untuk menangani pandemi virus Corona (COVID-19). Menurutnya, apa yang dilakukan pemerintah Amerika sejauh ini sudah cukup. Hal itu ia sampaikan setelah melihat negara bagian California dan New York melakukan pembatasan sosial yang cukup besar.

    "Saya rasa kita belum butuh (melakukan lockdown berskala nasional). Benar bahwa California dan New York, pada dasarnya, sudah melakukan hal tersebut. Namun, kalau kamu lihat daerah lain, situasinya tidak sama (dengan New York dan California)," ujar Trump dalam jumpa pers sebagaimana dikutip dari CNN, Jumat malam, 20 Maret 2020.

    Diberitakan sebelumnya, pandemi virus Corona di Amerika semakin parah dalam beberapa hari terakhir. Catatan terbaru, per Jumat pagi, sudah ada 15.599 kasus dan 197 korban meninggal akibat virus Corona di Amerika.

    Dari 15.599 kasus tersebut, kurang lebih 7.102 di antaranya berada di wilayah New York. Oleh karenanya, pada hari ini, Gubernur New York Andrew Cuomo mengaktifkan kebijakan "New York on Pause".

    Kebijakan itu, pada intinya, mewajibkan seluruh usaha non-esensial di New York untuk menghentikan sementara operasionalnya atau memperbolehkan pegawainya untuk bekerja dari rumah. Jika membangkang, bisnis terkait akan didenda atau bahkan ditutup. Oleh Trump, kebijakan Cuomo dianggap sudah hampir menyerupai lockdown.

    Trump melanjutkan, untuk memastikan lockdown tidak akan perlu dilakukan, pemerintah federal akan aktif membantu pemerintah negara bagian menangani pandemi virus Corona. Salah satunya dalam hal menyediakan perlengkapan medis seperti masker dan ventilator.

    Trump menjanjikan jutaan masker akan siap dalam waktu dekat. Begitu suplai tersedia, masker akan langsung dibagikan ke seluruh negara bagian untuk menolong warga di sana.

    "Kami memiliki jutaan masker yang akan segera tiba dari distributor. Saya dengar negara bagian kesulitan mendapatkannya. Kami akan langsung mengirimkannya ke mereka," ujar Trump.

    Sebagai catatan, langkah Trump ini bertentangan dengan pernyataan ia sebelumnya. Sebelumnya, Ia merasa negara bagian bisa mengurus diri mereka sendiri di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

    ISTMAN MP | CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.