Mahathir Karantina Diri Usai Berfoto dengan Pasien Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PM Malaysia Mahathir Mohamad. REUTERS

    PM Malaysia Mahathir Mohamad. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kini mengkarantina diri setelah berkontak dengan seorang anggota parlemen Malaysia yang positif virus Corona atau COVID-19.

    "Dia sedang mengkarantina diri," kata juru bicaranya pada Kamis, dikutip dari The Star, 20 Maret 2020.

    Mahathir, yang berusia 95 tahun, berpose dengan anggota parlemen Bandar Kuching, Kelvin Yii Lee Wuen, yang kini dikarantina di rumah sakit Sarawak General Hospital.

    Yii mengaku poitif COVID-19 dengan melalui Facebook pada 17 Maret. Dia sebelumnya berkontak dekat dengan anggota parlemen Sarikei, Andrew Wong Ling Biu, yang positif virus Corona pada 15 Maret.

    Mahathir membagikan cerita karantinanya selama wawancara dengan TV3 Bulletin Utama.

    "Saya akan mengikuti (karantina sendiri). Penting untuk mengatasi masalah ini, untuk disiplin," katanya, dikutip dari Straits Times.

    "Kita harus melakukan karantina sendiri di rumah selama 14 hari. Jika kita melakukan itu, kemungkinan virus tidak akan menyebar ke orang lain," kata Dr Mahathir.

    "Jadi, sekarang saya hanya di rumah. Saya tidak bisa keluar, dan saya tidak bisa bertemu orang. Saya tidak bisa berjabat tangan, dan yang lainnya," katanya.

    "Namun, Alhamdullilah, tidak terlalu sulit bagi saya."

    Malaysia melaporkan 110 kasus virus Corona pada Kamis, dengan jumlah total kasus meningkat menjadi 900.

    Sebagian besar kasus baru virus Corona terkait dengan pertemuan keagamaan di sebuah masjid yang dihadiri oleh 16.000 orang, kata Kementerian Kesehatan Malaysia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.