Meski Berselisih, UEA Kirim Bantuan Virus Corona ke Iran

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • UAE mengirim lebih dari 32 ton pasokan bantuan virus Corona ke Iran, 16 Maret 2020.[WAM/Arab News]

    UAE mengirim lebih dari 32 ton pasokan bantuan virus Corona ke Iran, 16 Maret 2020.[WAM/Arab News]

    TEMPO.CO, Jakarta - Uni Emirat Arab (UEA) mengirim bantuan virus Corona seberat 32 metrik ton untuk Iran dengan dua pesawat pada Senin kemarin.

    Gelombang kedua pesawat bantuan kemanusiaan lepas landas dari Abu Dhabi. Ini adalah langkah yang jarang terjadi mengingat Iran dan UEA memiliki hubungan pahit di kawasan Timur Tengah.

    "Upaya UEA dalam melakukan penerbangan bantuan medis kedua ke Iran konsisten dengan prinsip dasar kemanusiaan negara kami, yang memandu keyakinan kami bahwa memberikan bantuan yang menyelamatkan jiwa bagi mereka yang mengalami kesusahan sangat penting untuk melayani kebaikan bersama," kata Menteri Luar Negeri untuk Kerjasama Internasional UEA Reem bint Ibrahim Al-Hashemy, dikutip dari Arab News, 19 Maret 2020.

    Pengiriman bantuan pertama ke Iran dilakukan pada 3 Maret bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang melibatkan 7,5 ton pasokan medis dan lima ahli WHO.

    UEA juga telah menyediakan pasokan medis ke Wuhan di Cina pada awal wabah coronavirus dan ke Afganistan.

    Menurut laporan Gulf News, paket bantuan dari UEA termasuk sarung tangan, masker bedah, dan perlangkapan pelindung lainnya.

    "Krisis yang muncul dari virus Corona menyoroti keefektifan pendekatan bantuan Emirat. Kami berdiri berdampingan dengan negara-negara lain selama masa-masa sulit," kata Al-Hashemi.

    Uni Emirat Arab bersama Arab Saudi adalah pesaing Iran di kawasan Timur Tengah. Kedua kubu terlibat dalam perang proksi di Timur Tengah, termasuk Perang Yaman dan insiden penyerangan kapal tanker di Selat Hormuz.

    Iran menjadi negara dengan kasus virus Corona tertinggi di Timur Tengah, dan tertinggi ketiga setelah Cina dan Italia. Menurut John Hopkins University pada 19 Maret 2020, ada 17.362 kasus dikonfirmasi di Iran dengan 1.135 kematian dan 5.389 sembuh.

    Sementara Uni Emirat Arab mencatat ada 113 kasus virus Corona tanpa kematian, dan 26 orang dinyatakan sembuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?